DetikNews
Jumat 11 Agustus 2017, 10:24 WIB

SBY-AHY di Antara Diplomasi Nasi Goreng dan Gudeg Bubur Lemu

Niken Purnamasari - detikNews
SBY-AHY di Antara Diplomasi Nasi Goreng dan Gudeg Bubur Lemu Foto: Muhammad Ridho Suhandi/detikcom
Jakarta - Dalam pertemuan tokoh politik, bukan hanya hasil pertemuan yang menarik. Menu makanan dan minuman yang dipilih menjadi media diplomasi atau lobi politik yang juga menjadi perhatian untuk dikulik. Apalagi jika pertemuan tokoh itu sudah lama dinanti-nanti.

Seperti pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Keduanya bertemu di Cikeas dan menyantap nasi goreng 'Jatim Ngawi' lengkap dengan kerupuk.

SBY memilih nasi goreng dengan rasa pedas, sedangkan Prabowo sedikit rasa pedas atau sedang. Seusai pertemuan tertutup itu, Prabowo memuji nasi goreng yang dihidangkan. Agaknya tak cuma rasa nasi goreng, tapi ada pula kritik 'pedas' yang terlontar seusai pertemuan mereka.

SBY-AHY di Antara Diplomasi Nasi Goreng dan Gudeg Bubur LemuFoto: Muhammad Ridho Suhandi/detikcom


"Power must not go unchecked. Artinya, kami harus memastikan bahwa penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan tidak melampaui batas, sehingga tidak masuk apa yang disebut abuse of power. Banyak pelajaran di negara ini, manakala penggunaan kekuasaan melampaui batasnya masuk wilayah abuse of power, maka rakyat menggunakan koreksinya sebagai bentuk koreksi kepada negara," kata SBY.

Dari diplomasi nasi goreng itu, SBY dan Prabowo sepakat bekerja sama tanpa harus membentuk koalisi. Agus Yudhoyono juga ikut dalam pertemuan ini.

Sajian makanan dalam pertemuan khusus juga terjadi saat putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bertemu dengan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. Gibran meracik sendiri menu gudeg dan bubur lemu untuk AHY.

Mereka pun menyantap gudeg dan bubur lemu itu bersama-sama dengan Jokowi. Seusai makan siang, Gibran menceritakan bahwa dirinya memang sudah ingin sekali bertemu dengan AHY.

SBY-AHY di Antara Diplomasi Nasi Goreng dan Gudeg Bubur LemuFoto: Bagus/detikcom




"Tadi spontan saja, ada tamu spesial, Mas Agus, kan dari dulu saya ingin ketemu. Saya (minta) izin Bapak (Jokowi), 'Pak, boleh gabung nggak?', 'Boleh (jawab Jokowi)'," ungkap Gibran di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakpus, Kamis (10/8).

"Saya langsung lari ke Istana. Saya izin ke bapak juga, 'Pak, ini kan yang datang Mas Agus, boleh saya masakin sesuatu nggak?', saya masakin gudeg dan bubur lemu, gudeg tapi makannya pakai bubur," lanjutnya.

Gudeg dan bubur lemu yang disajikan Gibran ke AHY. Gudeg dan bubur lemu yang disajikan Gibran ke AHY. (Bagus/detikcom)

"Saya masakin gudeg bubur lemu, gudeg tapi makannya pakai bubur. Suka nggak, Mas?" ujar Gibran, yang kemudian bertanya kepada AHY di sampingnya.

"Enak sekali, jadi luar biasa terima kasih Mas Gibran, ini saya jugaa...," jawab AHY.

"Santai aja loh, Mas," ucap Gibran, yang membuat suasana makin cair.

Pertemuan keduanya diakhiri dengan berfoto bersama dan salam komando.
(nkn/imk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed