"Sopir bus masih dalam pengejaran," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting kepada detikcom, Jumat (11/8/2017).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Pahae-Sipirok, Desa Lobu Pining, Kilometer 31-32, Kecamatan Pahae, Kabupaten Tapanuli Utara, pada Kamis, 10 Agustus 2017, siang hari.
Selain korban tewas, menurut Rina, tiga orang mengalami luka-luka. Korban luka adalah Parmohonan Harahap (57), Sukdin (40), dan Marganda Lumban Gaol (40).
"Brigadir David Marpaung personel dari Propam Polres Tapanuli Utara. Untuk korban luka dirawat di RSU Tarutung dan Puskesmas Pahae," ujarnya.
Kejadian bermula saat bus ALS BK 7130 LD membawa sewa tujuan Sipirok-Tarutung. Bus yang dikendarai Hamdan Nasution tergelincir akibat lumpur dari korekan pelebaran jalan.
"Sehingga tidak dapat lagi dikendalikan oleh sopir dan menabrak Brigadir David yang sedang mengatur lalu lintas. Tak lama kemudian, diamankan tiga orang, Riswan (sopir 2/sopir cadangan), Arpan, dan Ihmad. Keduanya kernet. Sampai saat ini, masih dalam pemeriksaan di Sat Laka Lantas Polres Tapanuli Utara," kata Rina. (Jefris Santama/aan)











































