"Saya pikir ke depan, tentu ini saya yakin bukan jadi pertemuan terakhir, justru yang pertama, dan saya sangat senang jika terus bersilaturahmi, berdiskusi, bersahabat dengan siapapun, terutama juga dengan Mas Gibran, juga lainnya karena kita ingin menyatukan visi," kata AHY usai pertemuan di Presidential Lounge Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017).
Gibran dan AHY tampak akrab meski baru pertama kali bertemu (Foto: Bagus/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya punya keyakinan kalau anak-anak bangsa berkumpul dengan pemikiran yang baik dan kreatif pasti akan menghasilkan banyak," kata AHY.
Gibran pun sepakat bahwa generasi muda sudah seharusnya tampil. Sehingga Indonesia diisi oleh tokoh muda.
"Pada intinya tokoh-tokoh muda seperti Mas Agus ini harus tampil. Indonesia harus diisi oleh orang-orang, tokoh-tokoh muda," tutur Gibran.
AHY memuji masakan gudeg dan bubur lemu Gibran sangat enak (Foto: Bagus/detikcom) |
Keduanya lalu berfoto bersama setelah konferensi pers itu. Mulanya mereka berdiri biasa saja, lalu keduanya bersalaman dan melakukan salam komando. Tiba-tiba ada wartawan yang bertanya kepada mereka berdua di tengah sesi foto itu.
"Buat 2024 ya?" tanya wartawan tersebut.
Keduanya tertawa kecil saat ditanya pasangan duet 2024 (Foto: Bagus/detikcom) |
Gibran langsung tertawa mendengar itu dan menggerakkan kepalanya. Sementara itu AHY juga tertawa kecil.
2024 merupakan tahun politik setelah 2019. Tentu saja semua kemungkinan bisa terjadi. Tapi, mungkinkah?
(bpn/ams)












































Gibran dan AHY tampak akrab meski baru pertama kali bertemu (Foto: Bagus/detikcom)
AHY memuji masakan gudeg dan bubur lemu Gibran sangat enak (Foto: Bagus/detikcom)
Keduanya tertawa kecil saat ditanya pasangan duet 2024 (Foto: Bagus/detikcom)