DetikNews
Kamis 10 Agustus 2017, 18:54 WIB

Bos First Travel Ditahan Atas Laporan Agen yang Dikejar Jemaah

Yulida Medistiara - detikNews
Bos First Travel Ditahan Atas Laporan Agen yang Dikejar Jemaah Korban First Travel tagih janji (rachman/detikcom)
Jakarta - Penyidik Bareskrim Polri menetapkan pemilik First Travel Andika Surachman dan istrinya Anniesa Desvitasari sebagai tersangka atas dugaan penipuan perjalanan umroh. Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan kedua tersangka diproses atas laporan 13 agen travel.

Hal itu mencukupi bukti banyaknya orang yang tertipu.

"Ada satu pelapor yang mewakili 13 agen," kata Martinus, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (10/8/2017).

Martinus menyebut ada sekitar 1.000 agen untuk menarik calon jemaah. Bahkan, tiap orang diminta Rp 2 juta-Rp 3 juta untuk menjadi agen atas nama First Travel.

"Hampir seribu agen untuk bisa menarik calon jemaah. Jadi dia mereka selain membentuk itu mereka juga mengambil uang dari agen itu, sekitar RP 2-3 juta per agen," kata Martinus.

Polisi masih akan mendalami informasi setoran agen tersebut. Sebab hal itu berdasarkan pengakuan korban yang juga sebagai agen dan pelapor.

"Tapi apakah itu per bulan, apa per calon jemaah, nanti kita dalami. Karena itu informasi yang didapat dari korban, yang pelapor. Nah pelapornya ini salah satu agen, tapi ada beberapa agen bersatu menguasakan pada salah satu agen," ucap Martinus.

Martinus mengatakan, para agen ini juga merasa cemas. Sebab, mereka juga diprotes calon jemaah yang mereka rekruit dengan sistem First Travel.

"Jadi yang resah itu bukan cuma calon jemaah yang tidak berangkat. Tapi para agen juga sehingga bukan jemaah yang melapor. Tapi inisiatif agen, dia menyampaikan yang dia laporkan itu karena dia dikejar kejar," imbuhnya.
(yld/asp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed