"Totalnya ada 20 kendaraan yang terkena angkut jaring dan 5 kendaraan yang di BAP polisi," kata Kasiop Suku Dinas Perhubungan Jakpus Boval Juliansyah saat dihubungi, Kamis (10/8).
Namun penertiban ini mendapat penolakan dari pedagang yang berjualan di Pasar Senen. Pedagang memprotes karena tidak ada lahan parkir untuk pengunjung yang hendak berbelanja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boval mengatakan alasan pengunjung parkir di trotoar adalah lahan parkir di dalam pasar belum tersedia pascakebakaran. Sementara itu, Boval tetap mengimbau para pedagang dan pengunjung tidak menggunakan trotoar sebagai lahan parkir, apa pun alasannya.
"Mereka protes, kalau ditertibkan, tidak akan ada pengujung yang datang. Tapi tetap kita imbau mereka, baik pedagang maupun pengunjung, untuk tidak menggunakan trotoar sebagai lahan parkir karena itu hak pejalan kaki," imbuhnya. (cim/rvk)











































