"Senapan serbu itu. Motifnya pencurian dengan kekerasan dan pelakunya masih dalam pengejaran," kata Petrus di Makodam Udayana, Denpasar, Bali, Kamis (10/8/2017).
Informasi yang dihimpun menyebutkan perampasan AK 101 berpeluru 30 butir itu terekam oleh CCTV di sekitar TKP, parkiran Hotel Ayana Jimbaran, Badung, Bali. Petrus tidak menjawab soal ada dugaan pelaku adalah warga negara asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara ini, menurut Petrus, penyelidik masih berkonsentrasi pada pemeriksaan saksi-saksi dan pemulihan korban. Sehingga korban bisa memberikan keterangan dan dicocokkan dengan hasil olah TKP untuk mengejar para pelaku.
"Proses SOP yang kita tempuh adalah pemeriksaan TKP, sketsa wajah pelaku, saksi yang telah diperiksa 5 orang. Hal-hal yang paling penting adalah memeriksa saksi korban lalu proses induksi TKP hingga kita bisa menuju proses pengejaran para pelaku," ujar Petrus.
Brigadir Suda diduga diserang sejumlah orang tak dikenal saat bertugas di Hotel Ayana Jimbaran pada Selasa (8/8) siang. Senjata AK 101 berpeluru hampa dan karet yang dibawanya hilang, sementara Brigadir Suda mengalami luka lebam di pipi kiri dan muntah darah. (vid/idh)











































