DetikNews
Rabu 09 Agustus 2017, 18:52 WIB

DPD Jadi Tuan Rumah Sidang Bersama 2017

Niken Widya Yunita - detikNews
DPD Jadi Tuan Rumah Sidang Bersama 2017 Ketua DPD Oesman Sapta dan pimpinan DPD lainnya (Foto: dok. DPD)
Jakarta - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) akan menjadi tuan rumah dalam sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam rangka HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Tahun ini merupakan keempat kalinya DPD mendapat giliran menjadi tuan rumah sejak 2011.

Sidang bersama DPR RI-DPD RI akan dilaksanakan pada Rabu (16/8/2017) pukul 10.00 WIB di gedung Nusantara, kompleks parlemen, Jakarta. Sidang akan dibuka oleh Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) dilanjutkan dengan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut HUT ke-72 Kemerdekaan RI.

OSO menjelaskan sidang bersama ini menunjukkan posisi DPD memiliki peran yang strategis sesuai dengan amanat UUD 1945.

"Dalam kedudukannya di bidang legislasi, DPD setara dengan DPR dan presiden dalam membahas rancangan undang-undang terkait dengan daerah. Bersama DPR, DPD juga terlibat dalam penyusunan Program Legislasi Nasional atau Prolegnas," ujarnya.

Wakil Ketua I DPD Nono Sampono menambahkan, dalam rangka pembangunan daerah, DPD berfokus memperjuangkan agar daerah tetap dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun memiliki otonomi daerah yang kuat dan daerah pembangunannya maju dan merata.

"Nawacita yang dicanangkan pemerintah Jokowi dan Jusuf Kalla relevan dengan yang diperjuangkan DPD. Bagaimana daerah ini bisa maju dan terjadi pemerataan, aspek keadilan ada di situ," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPD Darmayanti Lubis menilai perjuangan memperkuat kewenangan DPD demi kepentingan bangsa dan negara. Dengan diperkuatnya kewenangan DPD, akan memperkuat sistem checks and balances.

"Kami berharap akan adanya amendemen mengenai kewenangan DPD. Kami juga menggalang dukungan dari fraksi-fraksi di DPR, akademisi, dan stakeholder lainnya. Kami juga sudah mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi agar bisa setara mengenai pembahasan RUU terkait daerah di DPR," tambahnya.

Sidang ini nantinya akan ada tiga rangkaian sidang. Pertama, sidang tahunan MPR. Dalam sidang ini, Presiden Jokowi akan menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara.

Agenda kedua adalah sidang bersama DPR dan DPD, yakni mendengarkan pidato kenegaraan Presiden dalam rangka peringatan HUT RI. Sidang yang ketiga adalah rapat paripurna pembukaan masa sidang DPR tahun sidang 2017-2018.

Jokowi akan menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar atau Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN beserta Nota Keuangan 2018.
(nwy/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed