"Kampung Ambon sudah mulai baik, maka harus dijaga. (Kampung Ambon) tetap jadi sasaran untuk distribusi narkoba makanya kita nggak boleh lengah. Kami sampaikan narkoba dari hulu sampai hilir harus dipersempit," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2017).
Djarot selalu berkoordinasi dengan pihak BNN untuk mengawasi peredaran narkoba di daerah tersebut. Menurut dia, pengawasan harus selalu dilakukan dengan ketat untuk mencegah semakin masifnya peredaran narkoba di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi sebelumnya menemukan 60 kg sabu ditemukan di tangga darurat di sebuah apartemen di Jakarta Barat. Sabu tersebut rencananya akan diedarkan di Jakarta, salah satunya di Kampung Ambon. Kampung Ambon sebenarnya bernama Kampung Permata. Kawasan itu sudah lama menjadi salah satu lokasi peredaran narkotika yang terkenal di Jakarta Barat.
"Salah satu peredarannya ini dilempar ke sini juga (Kampung Ambon). Sebanyak 60 kg itu daerah pemasarannya ke Kampung Ambon," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi kawasan Kapuk menjadi sasaran peredaran sabu tersebut. Hasilnya, diamankan 29 orang yang diduga mengedarkan dan menggunakan narkoba dari tiga lapak yang berada di sekitar Kali Apuran, di pinggiran Kampung Ambon. (fdu/aan)











































