"MK menjadi jangkar, pijar yang menerangi pemahaman sebuah negara. Jangkar dalam memahami pemahaman awal dari para pendiri bangsa menyusun konstitusi untuk merasakan semangat dan niat mulia para pendiri bangsa," ujar Jokowi saat menghadiri pembukaan symposium internasional MK se-Asia di UNS, Solo, Rabu (9/8/2017).
Jokowi menyadari bahwa dunia saat ini telah berubah sangat cepat. Permasalahan pun semakin beragam dari mulai terorisme hingga kejahatan siber.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam situasi tersebut, MK diperlukan untuk menjadi muara inspirasi bangsa. Nilai-nilai konstitusi juga diharapkan dapat bersemai dalam setiap jiwa masyarakat Indonesia.
"Ini jadi tantangan tersendiri bagaimana membuat nilai-nilai dan semangat konstitusi bisa dipahami secara baik oleh generasi muda," imbuh Jokowi. (dhn/dhn)











































