Arief Poyuono Puji Jokowi, NasDem: Itu Bukan Pujian tapi Objektif

Arief Poyuono Puji Jokowi, NasDem: Itu Bukan Pujian tapi Objektif

Hary Lukita Wardani - detikNews
Rabu, 09 Agu 2017 11:29 WIB
Arief Poyuono Puji Jokowi, NasDem: Itu Bukan Pujian tapi Objektif
Teuku Taufiqulhadi (Andhika/detikcom)
Jakarta - Waketum Gerindra Arief Poyuono, yang semula menyebut 'wajar PDIP disamakan dengan PKI', kini memuji Presiden Joko Widodo. Melihat hal tersebut, politikus NasDem Teuku Taufiqulhadi menilai itu bukanlah pujian, melainkan pengakuan.

"Saya tidak melihat itu sebagai sebuah pujian, tapi itu adalah sebagai kader Gerindra saya anggap sesuatu yang nyata. Memang sesungguhnya seperti itu, sebagaimana adanya," ujar Taufiqulhadi saat dihubungi detikcom, Rabu (9/8/2017).

Taufiq mengatakan pandangan Arief terhadap Jokowi merupakan sesuatu yang objektif. Jika ingin realistis, kata Taufiqulhadi, itu pengakuan terhadap kinerja Jokowi

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi saya tidak lihat itu pujian. Kalau kita itu realistis dan bisa sedikit kita bersikap objektif, maka orang akan seperti pendapat Pak Arief," kata Taufiqulhadi.

Perihal sikap Arief yang berbalik arah menjadi memuji Jokowi, Taufiq enggan menanggapi. Hanya, ia menuturkan bisa jadi apa yang dikatakan Arief saat ini sudah ada di benaknya sejak dulu.

"Biar orang lain yang menilai, partainya yang menilai. Saya nggak punya hak, barangkali Pak Arief ingin menyatakan seperti ini sudah lama," ucapnya.

Taufiqulhadi justru mengapresiasi dan sepakat dengan penilaian Arief soal Jokowi. Sebab, itu merupakan sikap yang objektif.

"Saya apresiasi orang bisa berbicara objektif dan apa yang disampaikan oleh Pak Arief saya anggap itu adalah sebuah yang nyata. Keberhasilan Jokowi itu memiliki probabilitas, jadi saya sepakat," jelasnya.

Seperti diketahui, Arief Poyuono, yang merupakan Waketum Gerindra, menyebut Presiden Joko Widodo dapat memimpin Indonesia dua periode. Padahal partai yang saat ini dinaunginya mengusung Ketua Umum Gerindra Prabowo.

"Hampir 3 tahun pemerintahan Joko Widodo sudah mulai menunjukkan arah kemajuan yang nyata yang mulai dirasakan masyarakat. Yang jadi ukuran secara nyata bahwa inflasi dapat terkendali dan tidak ada tanda-tanda krisis perbankan dan keuangan sekalipun banyak negara lain sedang menuju krisis keuangan dan mengalami pelemahan ekonomi dan ledakan pengangguran," kata Arief, Selasa (8/8). (lkw/tor)


Berita Terkait