DetikNews
Rabu 09 Agustus 2017, 10:37 WIB

'Selingkuhi' Prabowo, Mungkinkah Arief Poyuono Didepak Gerindra?

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selingkuhi Prabowo, Mungkinkah Arief Poyuono Didepak Gerindra? Foto: dok. Pribadi Arief Poyuono
Jakarta - Wakil Ketua Umum Arief Poyuono memang penuh kejutan. Setelah menyebut 'wajar PDIP disamakan dengan PKI', kini dia 'selingkuhi' sang ketum, Prabowo Subianto, dengan memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mungkinkah Arief akan 'didepak' dari Gerindra?

Seperti diketahui, sudah harga mati bagi Gerindra untuk mendukung Prabowo sebagai capres. Bahkan Arief sendiri pernah menyatakan pencapresan Prabowo pada 2019 merupakan harga mati.

Namun, setelah kasusnya dengan PDIP bergulir, kini Arief memuji Jokowi setinggi langit. Berbeda dengan sikapnya selama ini yang sering mengkritik pemerintah, seperti halnya dengan Gerindra sebagai partai oposisi, dia bermanuver 180 derajat.

"Hampir 3 tahun pemerintahan Joko Widodo sudah mulai menunjukkan arah kemajuan yang nyata yang mulai dirasakan masyarakat," ujar Arief dalam pernyataan tertulis, Selasa (8/8/2017).


Arief memuji kebijakan-kebijakan pemerintah, khususnya di bidang perekonomian. Dia pun memuji langkah Jokowi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata di Indonesia. Menurut Arief, pembangunan yang dilakukan Jokowi tak hanya berpusat di Jawa sehingga seluruh rakyat Indonesia dapat menikmatinya.

"Dalam hal pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur, pemerintah Joko Widodo sangat konsisten untuk melakukan pemerataan pembangunan di luar Pulau Jawa sehingga memacu pertumbuhan ekonomi tetap bisa tumbuh di atas 5%, sekalipun harga-harga komoditi ekspor Indonesia, seperti produk perkebunan sawit, pertambangan, mengalami penurunan," tuturnya.

Dengan berbagai pujian yang diutarakannya, Arief mengatakan Jokowi sukses memimpin Indonesia. Untuk itu, menurutnya, ada kemungkinan Jokowi terpilih kembali dalam Pilpres 2019.

"Melihat prestasi Joko Widodo yang bakal meraih kesuksesan, sepertinya bukan tidak mungkin Joko Widodo akan terpilih kembali jika mencalonkan kembali sebagai capres 2019," sebut Arief.


Ucapan Arief itu memicu reaksi dari sesama koleganya di Gerindra. Waketum Gerindra Fadli Zon menanggapi pernyataan Arief sebagai suatu hal yang lucu dan bentuk ketidakkonsistenan.

"Ya saya nggak tahu apa benar atau tidak. Kalau benar, lucu saja. Artinya, dia mungkin pendapat pribadi atau dia merasa tertekan atau merasa bersalah. Ya intinya lucu saja, pernyataan itu agak aneh saja. Itu kan adalah pernyataan yang mencla-mencle," ucap Fadli saat dihubungi, Selasa (8/8).

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPR ini menegaskan partainya tetap solid memenangkan Prabowo dalam Pilpres 2019. Fadli meyakini Prabowo adalah calon presiden yang diharapkan masyarakat.

"Yang jelas, kami Gerindra solid untuk memenangkan Pak Prabowo. Kami yakin Pak Prabowo adalah calon presiden yang diharapkan oleh masyarakat untuk mengatasi masalah kesulitan hidup di tengah masyarakat. Jadi tentu ini masih cerita panjang ini kan baru tahun 2017, nanti coba kita lihat di tahun 2019," tegasnya.


Arief bisa jadi kecewa terhadap Gerindra, yang tak mendukungnya saat dia bermasalah dengan PDIP. Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit Indonesia (APPKSI), yang salah satu anggota dewan pembinanya adalah Arief, mencabut dukungan kepada Gerindra dan Prabowo karena hal itu.

Melihat sikap Gerindra yang tak membela Arief dalam menghadapi masalahnya dengan PDIP, APPKSI mengambil sikap. Selain mendapat banyak kritik dari berbagai pihak, Arief dipolisikan oleh sayap partai PDIP.

"Kami akan menyerukan kepada seluruh anggota kami dan kawan-kawan petani lainnya untuk tidak memilih Partai Gerindra dan Prabowo Subianto dalam Pemilu 2019 nanti," ungkap Sekjen APPKSI Budi Prawira dalam pernyataan tertulis, Jumat (4/8).


"Kami dari Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit sangat kecewa dengan tindakan Partai Gerindra atas ketidakadilannya terhadap kawan kami, Arief Poyuono," tambahnya.

Mungkinkah manuver Arief akan menyulut kemarahan Prabowo dan membuatnya didepak dari Gerindra?
(elz/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed