Hamid Awaluddin: Masak Sih Saya Dipanggil KPK?
Rabu, 11 Mei 2005 16:28 WIB
Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin tampaknya sangat yakin tidak akan ikut terseret kasus Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia meragukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggilnya untuk dimintai keterangan."Masak sih saya dipanggil KPK?" kata Hamid menjawab pertanyaan wartawan apakah mendapatkan panggilan untuk diperiksa. Hal itu disampaikan Hamid kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/5/2005).Mantan anggota KPU itu tak mau memberi komentar lebih jauh tentang kasus KPU. "Saya tak mau komentar tentang mantan tempat saya kerja," katanya.Sekadar diketahui, Hamid telah dua kali mengunjungi anggota KPU Mulyana W Kusumah, tersangka suap KPU kepada BPK saat awal-awal ditahan di rutan Salemba. Hamid diisukan membuat kesepakatan atau deal dengan Mulyana agar tak membawa-bawa nama KPU dalam pemeriksaan di KPK. Namun isu tersebut telah dibantah putra Mulyana, Guevara Santayana. Menurut Guevara, dalam pertemuan tersebut, Mulyana tidak melakukan perjanjian apapun dengan Hamid Awaluddin. Guevara yakin ayahnya tidak menyembunyikan apa pun mengenai pertemuan dengan Hamid karena setiap informasi selalu diberitahukan kepada keluarga. Guevara juga menegaskan, ayahnya bukan tipe orang yang bisa diintimidasi sehingga mengubah pendiriannya. Pertemuan dengan Hamid, lebih merupakan pernyataan simpati Hamid kepada Mulyana yang merupakan temannya yang tengah terkena musibah.Hingga kini KPK telah menetapkan 3 anggota KPU sebagai tersangka untuk kasus KPU. Mereka yakni Mulyana W Kusumah dan Pelaksana Harian Sekjen KPU Sussongko Suhardjo sebagai tersangka kasus suap KPU. Sementara Kepala Biro Keuangan KPU Hamdani Amin menjadi tersangka kasus korupsi KPU.
(iy/)











































