DetikNews
Rabu 09 Agustus 2017, 06:49 WIB

Laporan Dari Madinah

Kisah dari Benteng Era Nabi Muhammad yang Tersisa di Madinah

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Kisah dari Benteng Era Nabi Muhammad yang Tersisa di Madinah Foto: Benteng Ka'b bin al-Ashraf Fotografer: Triono/detikcom
FOKUS BERITA: Haji 2017
Madinah - Madinah Al Munawwarah tak melulu soal Masjid Nabawi, Jabal Uhud, dan Masjid Quba, tapi ada juga soal benteng yang masih tersisa. Benteng Ka'b bin al-Ashraf salah satunya. Dari benteng itu terlihat prototipe permukiman 1.400-an tahun silam.

Ka'b bin al-Ashraf adalah penyair sekaligus tokoh Yahudi di Madinah. Menurut Ketua Program Dirasat Islamiyah Universitas Taiba Madinah, Dr Ahmad bin Abdul Jabbar Asy-Sya'bi, dalam tur keliling Madinah, Selasa (8/8/2017), Asharf memprovokasi kaum Quraisy agar memusuhi Nabi Muhammad SAW. Dia juga melecehkan kaum wanita muslim.

Benteng Ka'b bin al-Ashraf ada di pinggiran Kota Madinah. Tembok benteng setebal 1,2 meter. Hanya beberapa bagian saja yang kokoh berdiri, sisanya tinggal reruntuhan.Benteng Ka'b bin al-Ashraf ada di pinggiran Kota Madinah. Tembok benteng setebal 1,2 meter. Hanya beberapa bagian saja yang kokoh berdiri, sisanya tinggal reruntuhan. Foto: Fotografer: Triono/detikcom

"Itu yang salah satunya memicu perang Uhud," kata Ahmad bin Abdul Jabbar Asy-Sya'bi.

Sekadar diketahui, Perang Uhud terjadi pada tahun 625 Masehi. Sebanyak 70 syuhada gugur. Sebagian di antaranya dimakamkan di kaki Jabal (Gunung) Uhud, termasuk paman Nabi, Hamzah bin Abdul Mutthalib.

Lokasi Benteng Ka'b bin al-Ashraf berada di pinggiran Kota Madinah. Wujudnya tidak utuh lagi karena dimakan usia. Namun fondasi dan rupa aslinya masih berbentuk. Benteng disusun dari batu-batu besar yang ditumpuk membentuk ruang berukuran kurang lebih 15 x 20 meter. Beberapa bagian terlihat kecil seperti kamar, bagian lainnya agak lapang.

Tembok benteng setebal 1,2 meter. Hanya beberapa bagian saja yang kokoh berdiri, sisanya tinggal reruntuhan. Suhu panas dan minimnya hujan membuat batu-batu itu tidak berlumut.
Di sekeliling benteng ada kebun-kebun kurma.
Di sekeliling benteng ada kebun-kebun kurma. Di sekeliling benteng ada kebun-kebun kurma. Foto: Fotografer: Triono/detikcom



Di sekeliling benteng ada kebun-kebun kurma. Juga ada pipa besar yang digunakan sebagai saluran air ke kota. Sementara permukiman terdekat berjarak kurang lebih 250 meter.

Belum ada penelitian arkeologis terkait benteng tersebut. Keberadaan benteng diketahui berdasarkan riwayat dan dokumen-dokumen sejarah. Namun Pemerintah Saudi merawat situs tersebut minimal tak menghancurkan, karena menganggap tempat itu sebagai bagian sejarah penting.
(try/aan)
FOKUS BERITA: Haji 2017
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed