Tertuduh Pencuri Ampli Dibakar, Kapolda: Itu Emosi yang Berlebihan

Tertuduh Pencuri Ampli Dibakar, Kapolda: Itu Emosi yang Berlebihan

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 08 Agu 2017 17:06 WIB
Tertuduh Pencuri Ampli Dibakar, Kapolda: Itu Emosi yang Berlebihan
Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Idham (Mei-detikcom)
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis menyayangkan aksi main hakim sendiri warga Babelan, Kabupaten Bekasi yang menewaskan MA, pria yang dituduh mencuri amplifier musala. Idham menilai masyarakat terlalu emosional menanggapi permasalahan tersebut.

"Itu kan kami sampaikan (imbauan), dari Binmas, Bhabinkamtibmas juga sudah. Cuma kan kadang-kadang ada satu masyarakat, dia terlalu emosional dalam menanggapi satu permasalahan," ujar Idham kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (8/8/2017).

Menurut Idham, kemungkinan massa terbakar emosi karena MA mencuri amplifier di musala yang menjadi tempat ibadah. "Mungkin saja karena dia merasa si pelaku atau korban mengambil (ampli) di rumah ibadah. Sehingga ada satu emosional yang berlebihan yang dilakukan para tersangka," jelas Idham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait pembakaran yang menewaskan MA ini, Polrestro Bekasi telah menangkap dua orang pelakunya. Polisi saat ini masih mengejar pelaku lain yang ikut terlibat dalam pengeroyokan dan pembakaran korban.

"Nanti ada lima lagi yang kami kejar," ucapnya.

Kelima orang ini, kata Idham, sudah diketahui identitasnya. Polisi juga telah mengetahui peran masing-masing dari kelima pelaku yang dikejar.

"Kami sudah tahu perannya, ada peran menyimpan bensin, ada yang membakar. Saya memohon doa restu dari kawan-kawan agar terungkap dalam waktu dekat," tandas Idham.

(mei/rvk)


Berita Terkait