Ikut Ungkap 1 Ton Sabu, 132 Polisi dan Bea-Cukai Diberi Penghargaan

Ikut Ungkap 1 Ton Sabu, 132 Polisi dan Bea-Cukai Diberi Penghargaan

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 08 Agu 2017 16:07 WIB
Ikut Ungkap 1 Ton Sabu, 132 Polisi dan Bea-Cukai Diberi Penghargaan
Pemberian penghargaan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz. (Mei Amelia/detikcom)
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis memberikan penghargaan kepada jajaran kepolisian dan instansi yang terlibat dalam pengungkapan 1 ton sabu. Prestasi itu tidak akan terukir tanpa ada kerja sama yang baik antar-instansi terkait.

Total ada 132 personel dari Direktorat Polda Metro Jaya, Polresta Depok, Direktorat Narkoba Polda Banten, Direktorat Narkoba Polda Kepri, Polair Polda Kepri, dan Bea-dan Cukai Batam yang diberi penghargaan. Seremoni pemberian penghargaan ini digelar di gedung Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dalam sambutannya, Idham bercerita sedikit soal pengungkapan kasus tersebut. Saat masih menjadi Kadiv Propam Polri, Idham ditunjuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjadi Kasatgas Merah-Putih, satgas yang dibentuk untuk penyelidikan sabu satu ton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Proses penangkapan ini saya tahu persis, karena saya selaku Kasatgas Merah-Putih, saya dilaporkan Pak Herrymen (Kapolresta Depok Kombes Herry Heryawan). Saya bilang kalau mau libatkan jajaran Narkoba Polda Metro Jaya," terang Idham di Mapolda Metro Jaya, Selasa (8/8/2017).

Dengan demikian, terbentuklah tim gabungan dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok yang dipimpin Kombes Nico Afinta dan Kombes Herry Heryawan. Selaku Kasatgas, Idham terus meng-update informasi penyelidikan oleh tim gabungan, hingga 4 WN Taiwan tertangkap, yang satu di antaranya tewas ditembak.

Selain menangkap 4 WN Taiwan penerima barang, tim menangkap 5 kru kapal Wanderlust di perairan Tanjung Berakit, Bintan, Kepulauan Riau. Mereka tertangkap atas kerja sama dengan pihak Bea-Cukai Batam dan Polda Kepri serta Bakamla.

Menurut Idham, kasus ini tidak akan berhasil tanpa ada kerja sama. "Kejahatan narkoba ini tidak bisa kita lakukan sendiri-sendiri, tidak bisa kita mementingkan egosentris. Tidak mungkin kita bisa mengungkap, tidak mungkin kalau tidak ada kerja sama," imbuhnya.

Atas kerja sama itulah misi penyelundupan narkoba itu pun berhasil digagalkan. Maka, sebagai bentuk apresiasi, Idham memberikan penghargaan kepada instansi-instansi terkait yang terlibat dalam operasi tersebut.

"Sehingga saya pribadi mengucapkan terimakasih ke jajaran Polda Banten, Polda Kepri, Bea-Cukai, Bakamla, Polair Polda Kepri, BNN, Direktorat IV Narkoba Bareskrim Polri, dan seluruh pihak yang terlibat. Teruslah mengukir prestasi," ucap Idham. (mei/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads