Pengidap HIV Gencar Cari Jodoh Lewat Iklan Koran
Rabu, 11 Mei 2005 15:20 WIB
Jakarta - Terkena virus mematikan HIV tidak lantas memadamkan hasrat untuk menikah. Bahkan di India, kaum Adam dan Hawa yang terinfeksi HIV gencar mencari jodoh lewat iklan koran dan situs.Di iklan tersebut, mereka mengakui status kesehatan mereka yang mengidap virus HIV. Cara ini ternyata cukup berhasil. Buktinya, Nayan dan Sushma, keduanya penderita HIV, bisa menikah setelah merespons iklan surat kabar yang dipasang orangtua masing-masing. "Saya mengalami masa-masa sulit mengurus anak perempuan saya yang umurnya lima tahun setelah kehilangan suami pertama saya akibat AIDS tiga tahun lalu," ujar Sushma yang berprofesi sebagai guru seperti dikutip harian lokal, The Indian Express dan dilansir AP, Rabu (11/5/2005).Menurut Nayan yang kini menjadi suami kedua Sushma, mereka hanya berusaha untuk jujur dengan keadaan mereka. "Kami berusaha jujur. Kami hanya menikah dengan orang yang punya status sama," ujar Nayan yang bekerja sebagai teknisi mobil.Pria pengidap HIV lainnya, Hitesh Kumar, mengaku baru saja mencari jodoh dengan memasang iklan baris di sebuah koran. Pria berusia 32 tahun itu hampir tiga tahun membawa virus HIV dalam darahnya. "Awalnya saya kecewa, tapi sekarang saya semangat untuk menikah dan memiliki hidup normal," ungkap Kumar.Menurut H Raj, yang mengelola biro jodoh, sebagian orang tidak keberatan menyebutkan status HIV mereka. Namun identitas mereka yang sebenarnya masih dirahasiakan sebelum mereka mendapatkan pasangan potensial."Terkena HIV tidak lagi tabu seperti sebelumnya. Namun kami tidak langsung memberikan nama atau alamat, tapi memasang nomor telepon beberapa keluarga terdekat," ujarnya.Data pemerintah menunjukkan, lebih dari 5 juta warga India hidup dengan HIV/AIDS. Ini menjadikan India sebagai negara kedua dengan angka infeksi HIV tertinggi di dunia setelah Afrika Selatan.
(ita/)











































