Ungkap Kasus Munir
TPF akan Periksa Muchdi PR
Rabu, 11 Mei 2005 14:23 WIB
Jakarta - Pemeriksaan terhadap orang-orang BIN tidak berhenti sampai mantan Sekretaris Utama BIN Nurhadi Jazuli saja. Mantan Deputi V BIN Mayjen (Purn) Muchdi PR juga akan diperiksa TPF (Tim Pencari Fakta) Munir.Menurut sumber detikcom, mantan Danjen Kopassus ini dimintai keterangan terkait dengan laporan hasil penelusuran telepon tersangka Pollycarpus. Dalam penelusuran itu, ditemukan kontak antara Pollycarpus dengan Muchdi sebanyak 35 kali. "Percakapan tersebut dilakukan sebelum maupun sesudah Munir tewas pada 7 September 2004 lalu," katanya.Tapi, kapan Muchdi akan diperiksa TPF, belum ada kepastian. Selain Muchdi, TPF juga akan memeriksa mantan staf Nurhadi, Kolonel Sumarno. Kini, Sumarno menjabat Kepala Biro Umum Sekretaris Utama BIN. Pemeriksaan terhadap Sumarno rencananya akan dilakukan Kamis (12/5/2005), untuk mengklarifikasi beberapa keterangan yang disampaikan Nurhadi saat diperiksa Senin (9/5/2005) lalu.Sementara itu, Ketua TPF Munir Brigjen Pol Marsudi Hanafi saat ditemui wartawan di Kantor Kepresidenan, Jl. Medan merdeka Utara, Jakarta, Rabu, (11/5/2005), membenarkan adanya rencana pemanggilan sejumlah saksi dari BIN, baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak aktif lagi."Mereka akan dipanggil dan dimintai keterangan, dan hasilnya akan kita rekomendasikan untuk ditindaklanjuti oleh penyidik Polri," kata Marsudi.Marsudi juga menyatakan, pemeriksaan terhadap sejumlah anggota BIN ini sehubungan dengan klarifikasi perihal keanggotaan Polly dan izin senjata api Pollycarpus.
(umi/)











































