Sekda DKI turut menaiki bus yang mulai berjalan dari halte Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2017). Hadir pula Kepala Dishub Andri Yansyah, Dirut TransJ Budi Kaliwono, dan Kepada Dinas Bina Marga Yusmada Faizal.
Saefullah menjajal bus bersama para jajaran SKPD yang mendampinginya. Saefullah sempat berhenti di Hate Cipulir yang masih belum selesai pengerjaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti semua tanggal 13 akan siap pak," kata salah satu pekerja ke Saefullah.
Foto: Sekda cek TransJ koridor 13 (Fida-detikcom) |
Pantauan detikcom di lokasi tampak masih banyak pekerja yang sedang merampungkan fasilitas dari halte tersebut. Di halte Cipulir sendiri disediakan eskalator bagi para penumpang. Namun sayang eskalator tersebut belum dapat difungsikan.
Lampu-lampu di sepanjang sisi kanan-kiri jalan juga belum terpasang semua. Hanya nampak tanda mata kucing untuk membantu pengendara bus TransJ di malam hari.
Sebelumnya diberitakan, koridor 13 TransJakarta (TransJ) akan resmi dibuka pada 16 Agustus 2017. Koridor itu akan menghubungkan Ciledug-Tendean dengan bus TransJ.
"Rencananya, kita akan launching 16 Agustus. Awalnya kan mau 17 Agustus, tapi kan event besar juga untuk peresmian Simpang Susun Semanggi oleh Pak Presiden," kata Direktur Utama TransJ Budi Kaliwono di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (7/8).
Budi mengatakan akan ada minimal 4 rute yang dibuka kepada penumpang. Nantinya akan disediakan 20 bus untuk mengangkut penumpang tersebut.
"Yang pasti, tahap awal kita akan pakai minimal 4 rute, saya nggak pegang data. Ciledug sampai ke arah Koridor 1, nanti Ciledug mengarah ke Cawang-UKI, Ciledug yang sampai Tendean," tuturnya.
Foto: Sekda cek TransJ koridor 13 (Fida-detikcom) |












































Foto: Sekda cek TransJ koridor 13 (Fida-detikcom)
Foto: Sekda cek TransJ koridor 13 (Fida-detikcom)