Aa Gym dan Syafi'i Ma'arif Doakan Pak Harto
Rabu, 11 Mei 2005 13:58 WIB
Jakarta - Tokoh-tokoh terus berdatangan membesuk Soeharto. KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dan Ketua PP Muhammadiyah Syafi'i Ma'arif juga. Kedua tokoh agama ini mendoakan presiden RI ke-2 itu. Syafi'i datang terlebih dulu ke RS Pusat Pertamina (RSPP) sekitar pukul 09.30 WIB, Rabu (11/5/2005). Tidak lama kemudian, sekitar pukul 10.15 WIB, Syafi'i tampak keluar meninggalkan RSPP. Saat menjenguk, Syafi'i yang di kalangan Muhammadiyah dipanggil 'Buya' ini juga mendoakan Soeharto. Tentang wacana pemberian amnesti kepada Soeharto, Syafi'i menyampaikan tidak ada istilah amnesti dalam kasus ini. "Ini proses sedang berjalan, tidak ada istilah itu," kata Syafi'i. Tapi, bila Presiden SBY akan membekukan kasus Soeharto, menurut Syafi'i, itu soal lain. Yang jelas, istilahnya bukan amnesti. Sedangkan tentang wacana 'pemaafan' terhadap Soeharto, Syafi'i menolak berkomentar. Sementara itu, Aa Gym, tiba di RSPP sekitar pukul 12.20 WIB. Pukul 12.40 WIB, Aa Gym turun dari lantai 6 RSPP, tempat Soeharto dirawat. "Saya datang ke sini atas inisiatif sendiri," kata Aa Gym yang mengenakan sorban merah. Menurut dia, Islam merupakan agama penuh kasih sayang. Karena itu, bila ada yang sakit, sebaiknya dikunjungi. "Saya ingin berbuat sesuatu. Saya tadi berdoa bersama keluarga, dan beliau juga ikut mengaminkan," kata Aa yang belum lama tiba dari Mekkah ini. Kondisi Soeharto makin membaik. Bahkan, Aa Gym mengaku sempat berbincang-bincang dengan penguasa Orde Baru itu. "Tapi, kondisinya masih lemah," terang Aa. Ditanya mengenai wacana memaafkan Soeharto, Aa tidak berkomentar panjang, "Saya bukan jaksa atau pun polisi. Saya hanya berbuat selaku muslim saja."
(asy/)











































