Cerita di Balik Menaker Prancis Biayai Kuliah Anak Buruh di Bali

Prins David Saut - detikNews
Selasa, 08 Agu 2017 03:30 WIB
Juniari dan Menaker Prancis. Foto: (dok Istimewa)
Denpasar - Menteri Tenaga Kerja Perancis Muriel Penicaud ternyata ikut membantu seorang anak buruh ampelas menjadi sarjana hukum. Tak ada alasan khusus, bantuan Muriel untuk anak bernama Ni Made Juniari itu lebih karena takdir.

"Dia membantu Juniari sebelum menjadi menteri, karena dia berteman dengan pendiri Yayasan Anak Bali yang akrab disapa Mama Christine," kata Presiden Yayasan Anak Bali, I Made Darma Dwipayana, kepada detikcom, Senin (7/8/2017).

Pria yang akrab disapa Dwi itu menambahkan, yayasan tengah mengalami kekurangan donatur untuk anak-anak yang ingin melanjutkan kuliah. Kemudian Muriel datang dan ditawarkan menjadi donatur, dan yayasan membawanya menemui Juniari.

"Muriel setuju untuk membantu, jadi kita kenalkan dengan Juniari supaya bisa melanjutkan kuliah. Ibu Muriel setuju," ujar Dwi.

Mantan pekerja pariwisata itu menilai Muriel bertemu dan membantu bungsu dari dua bersaudari itu karena takdir. Tak pernah ada alasan khusus dari Muriel untuk membantu Juniari mendapatkan gelar sarjana hukum.

"Hanya kebetulan saja, bisa disebut takdirnya, Juniari dibantu oleh Ibu Muriel yang kemudian dipilih menjadi salah satu menteri pemerintah Prancis. Tapi sepengetahuan saya tidak ada anak lain yang dibantu Ibu Muriel," ucap Dwi.

Diketahui sebelumnya, Muriel membantu membiayai kuliah Juniari di Universitas Warmadewa Denpasar bersama seorang pengacara asal Swiss dan keluarga dari Prancis. Saat mulai membantu Juniari, Muriel belum menjadi menteri dan hanya seorang petinggi di salah satu perusahaan internasional asal Prancis.

Muriel diangkat menjadi Menteri Tenaga Kerja oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Mei 2017 lalu, satu bulan setelah Juniari diwisuda. Keduanya masih berhubungan hingga saat ini walau hanya melalui pesan singkat dan surat elektronik. (bag/bag)