Sutiyoso Lirik Posisi Ketum PD
Rabu, 11 Mei 2005 13:35 WIB
Jakarta - Para kandidat Ketua Umum Partai Demokrat (PD) siap-siap saja mendapat saingan berat. Pasalnya Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso juga tertarik mencalonkan diri. Sutiyoso sedang mempertimbangkan jumlah dukungan. Hingga kini dukungan atas pencalonan Sutiyoso baru disampaikan DPD PD DKI Jakarta. Perwakilan DPD DKI Jakarta telah menemui mantan Pangdam Jaya itu untuk memyampaikan dukungan. "Waktu perwakilan mereka menemui saya, saya bilang apa betul kalau dukungan itu kuat. Baru saya berpikir. Saya kan tak pernah berpartai. Jadi harus berpikir dulu seperti apa sih dukungannya," kata Sutiyoso saat dicegat detikcom di Kantor Gubernur, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (11/5/2005). Gubernur Jakarta itu menegaskan, tidak ingin mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PD tanpa modal yang kuat. Dia mengajukan dua syarat untuk bersedia maju jadi calon. Syarat pertama, dukungan yang kuat. Kedua, mendapat izin dari SBY. "Ini kan 32 DPD dengan DPC-DPC. Saya kan nggak mau jadi bonek (bondo nekat)-lah," katanya.Hingga kini Sutiyoso belum mendapatkan izin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sutiyoso ingin menemui Presiden untuk mendapat izin itu, tapi belum mendapat kesempatan. "Saya kan anak buah dia (SBY). Saya harus izin. Tapi saya belum bertemu. Kesempatan belum ada," ucap Sutiyoso. Pria yang namanya sering dikaitkan dengan peristiwa 27 Juli itu belum mempertimbangkan dampak posisi Ketum PD, jika terpilih, terhadap tugasnya sebagai gubernur. "Nggak tahu. Itu kan tugasnya saya belum tahu. Namanya aku belum pernah berpartai. Biarkan mereka berpikir apakah saya ini cocok memimpin mereka atau tidak," demikian Sutiyoso.
(iy/)











































