Insiden Granat di Georgia, Howard Senang Bush Selamat

Insiden Granat di Georgia, Howard Senang Bush Selamat

- detikNews
Rabu, 11 Mei 2005 12:15 WIB
Jakarta - Sebuah granat nyaris membahayakan jiwa Presiden AS George W Bush. Perdana Menteri (PM) Australia John Howard mengaku senang karena sekutu dekatnya itu selamat dari insiden yang terjadi saat Bush berpidato di negara Georgia.Menurut Howard, kejadian itu merupakan pengingat akan risiko yang dihadapi para pemimpin politik. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (11/5/2005)."Itu sebagai pengingat bahwa selalu ada risiko, khususnya bagi orang-orang yang menduduki posisi seperti dirinya," tukas Howard kepada radio lokal, Southern Cross.Diingatkan PM Howard, kejadian ini hendaknya tidak membuat takut para figur politik untuk tampil di depan publik. "Namun dalam dunia demokratis, para pemimpin politik seharusnya dan akan terus berbaur dengan publik secara terbuka dan bebas," tandas pemimpin negeri Kangguru itu.Sebuah granat tangan dilemparkan ke dekat podium tempat Bush berpidato di depan puluhan ribu warga Georgia di Tbilisi. Granat itu mengenai seseorang dari kerumunan warga dan langsung jatuh ke tanah. Untung saja, granat itu tidak meledak.Agen-agen Biro Investigasi Federal atau FBI dan Departemen Luar Negeri AS saat ini tengah berada di Tbilisi. Mereka akan bekerja sama dengan otoritas Georgia untuk menyelidiki lebih jauh insiden tersebut. (ita/)


Berita Terkait