Pengalaman dirasakan detikcom ketika mengunjungi Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jl Imam Bonjol No 1, Menteng, Jakarta Pusat. Berbagai patung peraga dan benda-benda asli dari rumah milik Laksamana Maeda ketika perumusan naskah Proklamasi dibuat, kondisinya masih terawat dengan baik.
Tak hanya barang-barang seperti kursi dan peraga lainnya. Di setiap dinding museum terdapat poster-poster interaktif. Pengunjung cukup mengunduh aplikasi Siji di ponsel dan memindai gambar-gambar yang ada di setiap lukisan. Informasi digital berupa teks, suara, maupun video akan muncul seketika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Museum Naskah Proklamasi (Aditya Fajar Indrawan/detikcom) |
"Kita coba hilangkan kesan kuno dan membosankan kalau datang ke museum dan hasilnya, direspons baik oleh masyarakat yang berkunjung. Jumlah pengunjung juga bertambah," jelas Jaka.
Salah satu pengunjung, Mei datang bersama keluarganya. Selain berlibur, dirinya ingin mengajarkan anak-anak tentang sejarah Indonesia.
Foto: Museum Naskah Proklamasi (Aditya Fajar Indrawan/detikcom) |
Biasanya, pengunjung yang masuk dikenai biaya Rp 2.000,00 untuk perorangan. Untuk rombongan dewasa minimal 20 orang, per orang dikenakan Rp 1.000,00. Perorangan anak-anak Rp 1.000,00, namun untuk rombongan anak-anak minimal 20 orang, dikenakan biaya Rp 500,00 per anak. Pengunjung asing dikenakan biaya Rp 10.000,00.
Namun selama bulan Agustus, Museum Perumusan Naskah Proklamasi menggratiskan tiket masuknya. Museum ini buka dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.
Selain itu akan digelar pula pameran tokoh Ki Bagoes Hadikoesoemo pada tanggal 9 Agustus sampai 9 September, juga tak lupa menampilkan pementasan sosio drama-teaterikal dari napak tilas proklamasi pada 16 Agustus 2017.
Foto: Museum Naskah Proklamasi (Aditya Fajar Indrawan/detikcom) |












































Foto: Museum Naskah Proklamasi (Aditya Fajar Indrawan/detikcom)
Foto: Museum Naskah Proklamasi (Aditya Fajar Indrawan/detikcom)
Foto: Museum Naskah Proklamasi (Aditya Fajar Indrawan/detikcom)