DPW PKB Jatim Ganti Ancam Bekukan Muhaimin
Rabu, 11 Mei 2005 10:19 WIB
Surabaya - Keputusan Muhaimin Iskandar membekukan DPW PKB Jawa Timur disambut bak angin lalu. Sebaliknya, DPW ganti mengancam membekukan keponakan Gus Dur itu."Bisa-bisa Muhaimin nanti yang akan kita bekukan karena lembaga dia tidak bersertifikat," tegas Wakil Ketua DPW PKB Ketum Fathorrasjid yang juga ketua DPRD Jatim pada detikcom per telepon, Rabu (11/5/2005) pukul 09.30 WIB.Keputusan pembekuan DPP PKB atas DPW PKB Jawa Timur itu tertuang dalam surat keputusan No 64 tanggal 8 Mei 2005 yang dibacakan oleh Muhidin Aru Gusman Sekretaris Dewan Syuro PKB di Kantor DPP PKB, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa malam. Alasannya, DPW Jawa Timur pimpinan Choirul Anam tidak mengakui hasil Muktamar PKB di Semarang.Surat keputusan pembekuan tersebut juga mengamanatkan penyusunan kepengurusan DPW PKB Jawa Timur dan menuntaskan proses konsolidasi organisasi hingga terlaksananya musyawarah wilayah DPW PKB Jawa Timur, yang dilaksanakan selambat-lambatnya tiga bulan setelah surat keputusan diterbitkan.Fathorrasjid memaparkan, sedari awal pihaknya jelas-jelas menolak hasil Muktamar Semarang yang mendaulat Muhaimin-Gus Dur untuk memimpin DPP PKB. "Muktamar itu tidak sah. Bagaimana mau membekukan, wong legalitas mereka tidak sah. Sebaliknya, kita yang akan membekukan Muhaimin," ulang Fathorrasjid.Pria yang juga ketua DPRD Jatim ini juga menjelaskan, semalam pihaknya menerima kopi surat dari Depkum dan HAM yang ditandatangani Zulkarnain Yunus. Dalam surat itu disebutkan, selama partai berkonflik internal, maka yang sah adalah kepengurusan muktamar sebelumnya (Alwi-Gus Dur)."Jadi seribu surat pembekuan pun tidak kita gubris," tegas Fathor. Fathor juga menolak jika turunnya surat Depkum itu sarat intervensi Alwi Shihab yang duduk di pemerintahan.
(nrl/)











































