Pidato Viktor Jadi Kontroversi, Ketum PAN: Hati-hati Berkomentar

Pidato Viktor Jadi Kontroversi, Ketum PAN: Hati-hati Berkomentar

Muhammad Iqbal - detikNews
Minggu, 06 Agu 2017 15:34 WIB
Pidato Viktor Jadi Kontroversi, Ketum PAN: Hati-hati Berkomentar
Foto: Zulkifli Hasan di Serang (Muhammad Iqbal/detikcom)
Serang - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta kepada tokoh maupun elit politik agar berhati-hati jika berkomentar tentang suatu hal. Hal itu ia sampaikan menanggapi pernyataan ketua fraksi Nasdem Victor Luiskodat yang menuduh 4 partai termasuk PAN adalah partai intoleran.

Zulkifli mengatakan, jika seseorang tidak mengerti soal Islam jangan lantas mengomentarinya. Jika itu terjadi maka yang timbul justru fitnah dan berujung pada timbulnya keresahan di tengah masyarakat.

"Saya minta kepada tokoh-tokoh kepada elite siapa saja hati-hati kalau berkomentar soal Islam kalau tidak paham. Kalau tidak memahami Islam sebaiknya tidak mengomentari Islam nanti menjadi fitnah nanti menimbulkan keresahan karena tidak paham," ujarnya saat acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Hotel Le dian, Kota Serang, Minggu (6/8/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Ia menegaskan, jika seseorang tidak paham soal Islam kemudian ia bicara soal Islam bisa terjadi kesalahpahaman. Jika salah, lanjutnya, maka yang timbul adalah fitnah.

"Kalau tidak paham Islam ngomong Islam bisa salah, kalau salah menimbulkan fitnah, kalau salah bisa bikin keresahan itulah yang harus disikapi," ungkapnya.

Zulkifli berharap tuduhan Victor bisa diselesaikan secara adat. "Nggak ada ya, mudah-mudahan bisa diselesaikan secara adat. Kita selesaikan secara adat," katanya saat ditanya lebih lanjut.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto menyatakan, partainya melaporkan tuduhan Victor itu merupakan langkah yang Pancasilais karena tidak main hakim sendiri.

"Itu kan langkah yang Pancasialis, tidak main hakim sendiri tidak berkomentar yang bermacam-macam, ya kita melalui jalur hukum yang bagus," ujarnya.

Ia berharap agar masalah ini dapat diselesaikan dengan cepat supaya tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, apalagi jika masyarakat sampai terpecah belah akibat multi tafsir atas ucapan ketua fraksi Nasdem tersebut.

"Harapan kita sih ini bisa cepat selesai agarmasyarkat tidak resah, tidak terpecah belah tidak memiliki tafsir yang berbeda-beda dan ini kejadian yang disampaikan oleh ketua fraksi Nasdem itu kejadian yang terakhir lah yang dilakukan oleh tokoh-tokoh politik, tokoh-tokoh agama, cukup itu menjadi pelajaran bagi kita," ungkapnya.

"Makanya kita dia klarifikasi dan supaya diproses melalui jalur hukum," tutupnya.

(imk/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads