Viktor Dipolisikan, Sekjen PDIP: Ucapan Harus Dipertanggungjawabkan

Viktor Dipolisikan, Sekjen PDIP: Ucapan Harus Dipertanggungjawabkan

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Sabtu, 05 Agu 2017 15:03 WIB
Viktor Dipolisikan, Sekjen PDIP: Ucapan Harus Dipertanggungjawabkan
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berharap para politikus disiplin berbicara. Para politikus diminta menjaga diri agar tidak menabrak etika.

"Dalam situasi seperti ini, disiplin berbicara dengan diawali disiplin berpikir agar apa yang disampaikan kepada masyarakat itu sesuatu yang membangun peradaban," kata Hasto saat ditemui di Jalan Patra Kuningan XV Nomor 5, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (5/8/2017).

Menurut Hasto, bangsa Indonesia mengedepankan budaya Timur. Karena itu, politikus harus bertanggung jawab atas tindakan, termasuk ucapannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu yang seharusnya dikeluarkan oleh politikus. Apa pun yang dikeluarkan politikus itu membawa konsekuensi politik. Setiap pihak harus bertanggung jawab atas apa yang diucapkan," ujarnya.

Pernyataan Hasto disampaikan terkait pidato Ketua Fraksi NasDem DPR Viktor Laiskodat di Nusa Tenggara Timur yang jadi kontroversi. Dalam pidatonya, Viktor menyebut Gerindra, Partai Demokrat, PKS, dan PAN sebagai parpol yang intoleran dan mendukung ideologi khilafah.

Dalam pidatonya, Viktor menyebut partai-partai tersebut tak mendukung keberagaman. Dia meminta agar kepala-kepala daerah yang diusung empat parpol tersebut tak dipilih dalam pilkada.

Akibat pernyataan ini, Viktor dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh PAN dan Gerindra. Viktor dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik melalui media elektronik/penghinaan dan kejahatan tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis. Viktor diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 UU ITE juncto Pasal 45 ayat 2 UU ITE. (cim/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads