Pemuda Muhammadiyah: Dari Awal, Novel Bilang ke Polisi soal Pelaku

Pemuda Muhammadiyah: Dari Awal, Novel Bilang ke Polisi soal Pelaku

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 05 Agu 2017 11:40 WIB
Pemuda Muhammadiyah: Dari Awal, Novel Bilang ke Polisi soal Pelaku
Novel Baswedan (Dhani Irawan/detikcom)
Jakarta - Keengganan Novel Baswedan diperiksa polisi dipersoalkan Wakil Ketua Pansus Angket KPK Masinton Pasaribu. Menurut Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar, urusan itu jangan sampai membuat pengusutan teror terhadap Novel menjadi lambat karena sedari awal Novel sudah menyampaikan soal dugaan pelaku kepada polisi.

"Terkait BAP, informasi itu sudah disampaikan ke pihak kepolisian. BAP kan langkah formal, toh pada saat minggu pertama, Novel sudah bilang ke kepolisian terkait pelaku penyerangan," kata Dahnil dalam acara diskusi mingguan di restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8/2017).


Dahnil mengatakan polisi sudah tahu Novel tak melihat wajah penyerang dirinya, karena posisi pelaku membelakangi Novel saat kejadian. Tetapi Novel sudah menyampaikan ke penyidik tentang dugaan keterlibatan jenderal polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia tidak lihat pelaku karena disiram dari belakang. Dugaan keterkaitan jenderal itu disampaikan ketika minggu pertama dan sampai minggu kedua, tidak tuntas kasusnya," ujar Dahnil.


Dahnil berpendapat masalah sudah atau belumnya Novel diperiksa polisi tak dapat menjadi alasan pembenaran dari kinerja kepolisian yang masih belum berhasil mengungkap kasus ini.

"Jangan sampai penyelesaian kasus alasannya karena Novel nggak mau di-BAP. Jangan itu dijadikan justifikasi, padahal mereka (polisi) sudah dapat (informasi) substantif," ujar Dahnil. (aud/dhn)


Berita Terkait