Sekda DKI: Habiburokhman Jangan Kesasar, Silakan Telepon Saya

Sekda DKI: Habiburokhman Jangan Kesasar, Silakan Telepon Saya

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 04 Agu 2017 19:25 WIB
Sekda DKI: Habiburokhman Jangan Kesasar, Silakan Telepon Saya
Sekda DKI (Hary Lukita Wardani/detikcom)
Jakarta - Ketua Bidang Advokasi DPP Gerindra Habiburokhman menyamakan Simpang Susun Semanggi dengan jembatan kampung karena salah arah saat melintas. Sekda DKI Saefullah siap sedia membantu Habiburokhman.

"Saya minta kepada Habiburokhman hati-hati, jalan jangan kesasar. Mungkin rambu-rambu belum lengkap ya," kata Saefullah di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (4/8/2017),

Saefullah kemudian meminta Habiburokhman banyak membaca berita. Apalagi proyek Simpang Susun Semanggi sudah menjadi headline di berbagai media, baik cetak maupun elektronik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harusnya sih kalau dia udah lama di Jakarta nggak kesasar. Kan Simpang Susun Semanggi di media itu jadi headline, dibaca aja, ini dari mana ke mana. Kan udah jelas," ujarnya.

Saefullah pun mempersilakan Habiburokhman tak ragu menelepon dirinya jika membutuhkan petunjuk jalan. Dia akan dengan senang hati memberi penjelasan.

"Saya mohon maaf ke Pak Habiburokhman, telepon saya dulu. Nanti saya kasih tahu," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Habiburokhman nyasar di Simpang Susun Semanggi saat akan melintas ke Menteng dari arah Slipi. Ia menyebut jembatan yang baru dioperasikan itu sebagai jembatan kampung.

"Kesannya terlalu sederhana, kayak jembatan kampung. Padahal kan itu jembatan dikomen secara lebay. Kayak proyek mercusuar," kata Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) itu saat dihubungi detikcom, Kamis (3/8).

Ia juga menuangkan pengalaman nyasarnya itu ke akun Twitter-nya. Ia menanyakan siapa penggagas Simpang Susun Semanggi.

Dalam cuitannya itu tertulis: "Gara2 naik jembatan semanggi malah salah arah, mau ke Menteng jadi ke arah Senayan , ini siapa sich penggagasnya?" (ams/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads