"Saya minta kepada Habiburokhman hati-hati, jalan jangan kesasar. Mungkin rambu-rambu belum lengkap ya," kata Saefullah di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (4/8/2017),
Saefullah kemudian meminta Habiburokhman banyak membaca berita. Apalagi proyek Simpang Susun Semanggi sudah menjadi headline di berbagai media, baik cetak maupun elektronik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saefullah pun mempersilakan Habiburokhman tak ragu menelepon dirinya jika membutuhkan petunjuk jalan. Dia akan dengan senang hati memberi penjelasan.
"Saya mohon maaf ke Pak Habiburokhman, telepon saya dulu. Nanti saya kasih tahu," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Habiburokhman nyasar di Simpang Susun Semanggi saat akan melintas ke Menteng dari arah Slipi. Ia menyebut jembatan yang baru dioperasikan itu sebagai jembatan kampung.
"Kesannya terlalu sederhana, kayak jembatan kampung. Padahal kan itu jembatan dikomen secara lebay. Kayak proyek mercusuar," kata Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) itu saat dihubungi detikcom, Kamis (3/8).
Ia juga menuangkan pengalaman nyasarnya itu ke akun Twitter-nya. Ia menanyakan siapa penggagas Simpang Susun Semanggi.
Dalam cuitannya itu tertulis: "Gara2 naik jembatan semanggi malah salah arah, mau ke Menteng jadi ke arah Senayan , ini siapa sich penggagasnya?" (ams/fjp)











































