DetikNews
Jumat 04 Agustus 2017, 18:08 WIB

Arief Poyuono Bikin Ulah, Prabowo Kena Getah

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Arief Poyuono Bikin Ulah, Prabowo Kena Getah Meme yang dibuat Arief Poyuono sendiri (dok. Pribadi Arief Poyuono)
Jakarta - Tingkah Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono dengan melontarkan pernyataan 'wajar PDIP disamakan dengan PKI' bikin geger publik. Arief berulah, Prabowo Subianto kena getah. Kok bisa?

Setelah melempar pernyataan soal PDIP dan 'PKI' ke media nasional, Arief dikecam banyak pihak. Kecaman bertubi-tubi mendarat ke Arief, mulai dari pihak PDIP hingga lingkup internal Gerindra sendiri. Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pun disebut-sebut sampai menegur langsung Arief.

"Bukan dipanggil, tapi ditelepon. Pak Prabowo bilang, 'Itu diklarifikasi secara benar, jangan dianggap nanti kamu menuduh PDIP PKI, nggak enak hubungan dengan PDIP nantinya, kita harus menjalin hubungan dengan baik ke partai-partai. Kamu selesaikan itu'," ujar Arief meniru teguran Prabowo kepadanya.



Sikap Gerindra jelas. Mereka sangat menyesalkan perilaku Arief. Bahkan Arief terancam sanksi dari partai berlambang kepala garuda itu.

"Tentu partai akan mengambil satu tindakan sesuai dengan aturan yang ada di internal kami melalui mahkamah partai dan sebagainya," kata Waketum Gerindra Fadli Zon.



Sikap Gerindra yang seperti enggan membela kader sendiri rupanya juga berbuntut panjang. Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit Indonesia (APPKSI) mencabut dukungan ke Prabowo Subianto untuk Pemilu 2019. Alasannya tadi, Gerindra tak sudi membela Arief, yang diserang PDIP habis-habisan.

Sekjen APPKSI Budi Prawira menganggap Gerindra tidak berpihak kepada Arief. Padahal Arief dianggap sangat berjasa berjuang membela kepentingan petani sawit. Tak pelak, APPKSI menyatakan akan mencabut dukungan kepada Prabowo seandainya nanti bertarung dalam Pilpres 2019.

"Kami dari Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit sangat kecewa dengan tindakan Partai Gerindra atas ketidakadilannya terhadap kawan kami, Arief Poyuono," tutur Budi.

"Karena itu, kami akan menyerukan kepada seluruh anggota kami dan kawan-kawan petani lainnya untuk tidak memilih partai Gerindra dan Prabowo Subianto dalam pemilu 2019 nanti. Demikian pernyataan ini kami buat demi keadilan kawan kami," kata Budi.



Ulah Arief meninggalkan getah ke Prabowo. Meski demikian, pencabutan dukungan APPKSI bersifat sementara. APPKSI bisa saja mendukung Gerindra dan Prabowo lagi jika arahan dari dewan pembina mereka memutuskan seperti itu. Arief sendiri disebut sebagai Dewan Pembina APPKSI.
(gbr/van)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed