Polisi Gerebek Gudang Pengolahan Garam Industri di Jambi

Polisi Gerebek Gudang Pengolahan Garam Industri di Jambi

Idham Kholid - detikNews
Jumat, 04 Agu 2017 17:34 WIB
Polisi Gerebek Gudang Pengolahan Garam Industri di Jambi
Foto: Gudang pengolahan garam industri jadi garam konsumsi digerebek/Istimewa
Jakarta - Personel gabungan satuan Unit Tipidter Polresta Jambi dan Polsekta Pasar menggerebek gudang milik PT ONODA yang mengolah garam industri menjadi garam konsumsi yang diduga tidak sesuai ketentuan undang-undang. Ratusan karung garam disita polisi.

Kapolresta Jambi Kombes Fauzi Dalimunthe mengatakan, penggerebekan dilakukan di lokasi yang beralamat di Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Kamis (3/8) kemarin.

"Dari penggeledahan, didapat fakta bahwa memang ada kegiatan tersebut, atas hal ini untuk sementara garam industri dan garam konsumsi hasil olahan yang berasal dari garam industri tersebut diamankan guna proses penyelidikan lebih lanjut," kata Fauzi dalam keterangannya yang disampaikan Plt Kasubag Humas Polresta Jambi Brigadir Alamsyah Amir, Jumat (4/8/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi Gerebek Gudang Pengolahan Garam Industri di JambiFoto: Gudang pengolahan garam industri jadi garam konsumsi digerebek/Istimewa


Polisi menyita barang bukti berupa 140 karung besar ukuran 50 kg berisi garam industri merek Garindo, 44 karung garam yang sudah diolah ukuran 50 kg berisi 4.310 garam kemasan 500 gram, 63 pack garam ukuran 500 gram atau sebanyak 630 bungkus dan alat pengolahan garam.

"Tindakan yang telah dilakukan, interogasi karyawan perusahaan, mengambil sample garam konsumsi yang berasal dari garam industri," ujarnya.

Polisi Gerebek Gudang Pengolahan Garam Industri di JambiFoto: Gudang pengolahan garam industri jadi garam konsumsi digerebek/Istimewa


Belum ada tersangka dalam kasus ini. Polisi akan berkoordinasi dengan pihak Disperindag serta BPOM untuk mengetahui kandungan garam industri yang diolah menjadi garam konsumsi.

"Juga akan uji laboratorium terhadap garam konsumsi guna mengetahui kandungan yodium garam tersebut apakah sesuai dengan ketentuan," ujarnya. (idh/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads