Penjelasan Saksi soal Tewasnya 2 Pekerja LRT di Palembang

Penjelasan Saksi soal Tewasnya 2 Pekerja LRT di Palembang

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 04 Agu 2017 17:29 WIB
Penjelasan Saksi soal Tewasnya 2 Pekerja LRT di Palembang
TKP pekerja LRT jatuh (dok detikcom)
Jakarta - Dua pekerja light rail transit (LRT) tewas saat memasang dinding jalur lintasan. Dua korban tewas itu diduga terjatuh sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Keduanya, yakni Tari (37) dan Amir (35), diketahui terjun bebas karena tidak memakai alat pengaman saat bekerja.

"Satu pekerja itu tidak ada pakai pelindung, tapi satunya lagi ada dan keduanya terjun bebas dari atas jalur LRT. Darahnya sedikit, tapi mungkin kena di bagian dalamnya karena itu tinggi," ujar Saiful, yang menyaksikan kejadian jatuhnya dua pekerja LRT itu, Jumat (4/8/2017).

Kedua warga Cirebon, Jawa Barat, ini terjatuh saat akan memasang dinding pembatas jalur lintasan LRT dengan ketinggian sekitar 25 meter. Saat itu, tali yang menarik dinding pembatas diduga putus dan korban ikut terseret hingga tubuhnya jatuh di aspal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka sedang naikkan tembok (dinding pembatas) yang tingginya kurang-lebih 25 meter dan tiba-tiba talinya putus. Mungkin di atas mereka pegang juga jadi ketarik ke bawah dan jatuh di aspal," tuturnya.

Saat kejadian, listrik di lokasi pun sedang padam. Jadi, saat didekati, terlihat satu korban lain masih bergerak hingga akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Mohamad Hoesin, Palembang.

Kapolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono HB membenarkan tewasnya dua pekerja LRT Palembang. Saat ini, polisi sedang memeriksa saksi-saksi untuk memastikan penyebab tewasnya korban.

"Kejadian sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, dua pekerja LRT diduga jatuh saat sedang mengerjakan jalur lintasan LRT. Saat ini kita sedang memeriksa saksi-saksi untuk memastikan penyebab kematian dua pekerja ini," ucapnya. (rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads