"Pelaksanaan uji coba ini sampai tanggal 10 (Agustus). Tanggal 10 (Agustus) ditutup, baru dibuka lagi pada 17 Agustus sekalian peresmian," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/8/2017).
Uji coba dilakukan sekaligus untuk sosialisasi. Setelah proses uji coba berakhir, pihak kepolisian dan instansi terkait akan mengevaluasi kekurangan-kekurangan di Simpang Susun Semanggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simpang Susun Semanggi dibuat untuk memangkas jarak tempuh bagi pengendara yang dari arah barat dan timur Jl Gatot Subroto yang hendak ke arah utara dan selatan Jl Jenderal Sudirman. Dengan adanya Simpang Susun Semanggi, kendaraan dari arah timur yang hendak ke Bundaran HI tidak perlu lagi memutar di lingkar Semanggi, dan sebaliknya.
Lebih jauh, Halim menilai Simpang Susun Semanggi dapat mengurangi beban kemacetan, terutama di lingkar Semanggi. Bahkan selama proses uji coba, ia menilai Simpang Susun Semanggi sudah cukup mengurai kemacetan yang ada.
"Alhamdulillah, saya lihat terurai. Saya belum bisa katakan berapa persen karena itu bicara data," ucapnya. (mei/rvk)











































