"Saya masuk Gerindra karena Gerindra adalah partai nasionalis yang sudah mencanangkan bahwa Pancasila, NKRI, undang-undang 45 ini adalah landasan dan harga mati. Non negotiable," ujar Sandiaga di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/8/2017).
Namun Sandiaga enggan berkomentar lebih jauh terkait pernyataan politisi NasDem itu. Politisi Gerindra yang menjadi seniornya lebih berwenang mengomentari pidato Viktor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diketahui Viktor Laiskodat menyatakan bahwa Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat merupakan partai yang tidak mendukung keberagaman. Hal ini disampaikan Viktor pada pidatonya di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR dari Fraksi Gerindra M Syafii mengatakan akan menunggu laporan masuk soal pidato Ketua F-NasDem DPR Viktor Laiskodat. Jika pidato tersebut disampaikan Laiskodat dengan sadar, Viktor dapat dikategorikan melakukan pelanggaran berat dengan ancaman pecat.
"Kita lihat prosesnya. Kalau dia menyatakan itu dengan penuh tanggung jawab, berarti kan melakukan penghinaan terhadap partai politik. Itu bisa dianggap pelanggaran berat," ujar Syafii atau biasa dipanggil Romo ketika dihubungi, Jumat (4/8/2017). (lkw/nvl)











































