Rekayasa Lalin di Pancoran, Arus Kendaraan ke Tebet Padat

Rekayasa Lalin di Pancoran, Arus Kendaraan ke Tebet Padat

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jumat, 04 Agu 2017 07:41 WIB
Rekayasa Lalin di Pancoran, Arus Kendaraan ke Tebet Padat
Kepadatan lalin yang mengarah ke Tebet dari Kuningan (Foto: Edward Febriyatri Kusuma/detikcom)
Jakarta - Polisi mulai merekayasa lalu lintas di simpang Pancoran untuk mengurai kepadatan. Akibatnya, arus lalu lintas mengalami kepadatan untuk arah ke Tebet.

Dari pantauan, Jumat (4/8/2017), kendaraan yang melintas dari Kuningan menuju ke Kalibata atau Pasar Minggu diarahkan ke Jalan Dr Soepomo atau ke arah Tebet. Kendaraan nantinya memutar di putaran balik dekat kantor pemadam kebakaran lalu melintas kembali di simpang Pancoran yang mengarah ke Kalibata atau Pasar Minggu.

Rekayasa Lalin di Pancoran, Arus Kendaraan ke Tebet PadatPolisi menggunakan traffic cone untuk menutup jalan dari Kuningan ke simpang Pancoran (Foto: Edward Febriyatri Kusuma/detikcom)

Begitu pun dengan kendaraan yang keluar dari Tol Pancoran yang biasanya bisa langsung berbelok ke kanan ke arah Kalibata atau Pasar Minggu. Mereka diarahkan ke Tebet atau Jalan Dr Soepomo dan memutar di dekat putaran balik dekat kantor pemadam kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan, kendaraan dari arah Kuningan yang mengarah ke Cawang bisa menggunakan jalan layang atau flyover dan tidak terkena imbas rekayasa lalu lintas. Sementara itu, arus lalu lintas dari Cawang menuju ke Kuningan atau Tegal Parang tidak terkena imbas rekayasa.

Sebelumnya Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengatakan bila uji coba rekayasa lalu lintas itu dimulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB.

[Gambas:Video 20detik]

Rekayasa Lalin di Pancoran, Arus Kendaraan ke Tebet PadatArus lalin yang mengarah ke Tebet pun mengalami kepadatan (Foto: Edward Febriyatri Kusuma/detikcom)

"Diberlakukan uji coba rekayasa lalu lintas di TL Pancoran mulai pukul 06.00-09.00 WIB untuk mengurai kepadatan," ujar Halim kepada detikcom, Kamis (3/8).

Halim mengatakan uji coba ini dilakukan selama sepekan di jam kerja pada Senin-Jumat. "Kita uji coba dulu selama satu minggu ini bagaimana hasilnya. Kalau efektif, kita lanjutkan," ujarnya.

Secara terpisah, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan rekayasa lalin dibuat untuk mengurai kemacetan di simpang Pancoran.

"Salah satunya karena ada proyek flyover," ujar Budiyanto.

(dhn/aan)


Berita Terkait