Menkes Sewot Pasien Polio Dibawa ke Luar Daerah
Selasa, 10 Mei 2005 18:34 WIB
Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadillah Supari melarang pasien yang diduga menderita polio dibawa keluar dari daerahnya. Menkes pun marah besar begitu ada sebuah LSM membawa 6 orang yang diduga terkena polio ke luar daerah."Saya sewot ada LSM yang membawa 6 anak suspect polio dari Sukabumi ke Bandung. Untung hasil lab-nya negatif. Kalau positif, LSM itu ikut menyebarkan penyakit," kata Menkes usai mengikuti rapat Tim Penilai Akhir di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (10/5/2005).Tindakan membawa pasien polio ke luar dari daerahnya berpotensi memperluas penyebaran virus penyakit menular tersebut. Virus polio menular melalui kotoran si penderita. Karenanya pemindahan penderita dari satu daerah ke daerah lain sama artinya dengan memindahkan pembawa virus penyakit ke daerah yang baru.Untuk mencegah terulangnya pemindahan pasien polio, Depkes menyurati para gubernur dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Isinya meminta mereka tidak memindahkan pasien polio ke luar dari lingkungan tempat tinggalnya dengan alasan apa pun. "Saya minta tolong kepada masyarakat kalau ada pasien polio jangan sampai keluar daerah. Kalau di situ perawatannya kurang baik ya datangkan perawatan yang baik. Nggak ada alasan. Ini bukan isolasi," kata Fadillah. Depkes dalam waktu dekat akan melaksanakan imunisasi massal di tiga provinsi, yakni DKI, Jabar, dan Banten. Target imunisasi adalah 5,2 juta balita yang belum dijangkau program antipolio yang selama ini berjalan. Program imunisasi itu menghabiskan biaya Rp 40 miliar. Dananya berasal dari sumbangan pemerintah Australia dan Amerika Serikat (AS) masing-masing 1 juta dolar AS. Sisanya diambilkan dari APBN. "Kami sudah memborong vaksin polio besar-besaran," tandas Menkes. Penderita polio hingga sekarang tercatat 4 orang. Hingga kini belum ada indikasi tanda-tanda penyebaran baru. Meski demikian Depkes akan tetap melangsungkan survei untuk memantau penyebaran polio.
(iy/)











































