Hujan mengguyur wilayah itu sejak Kamis (3/8/2017) dini hari tadi. Air beranjak menggenang dan akhirnya menjadi banjir.
Foto: Kota Jayapura kebanjiran (Wilpret Siagian/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga sekolah itu adalah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Aisyiyah, SMA Negeri 4 di Entrop, dan SMK Negeri 6 di Abepantai. "Saat ini aktivitas belajar-mengajar di tiga sekolah itu terhenti akibat banjir yang menggenangi sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura I Wayan Mudiasai.
Kota Jayapura kebanjiran (Wilpret Siagian/detikcom) |
"Ketinggian airnya di Entrop dan di Organda mencapai sekitar 1 meter sehingga ada beberapa lokasi yang warganya mengungsi," katanya.
Pihaknya akan meminta bantuan perahu karet ke BPBD Papua, karena Kota Jayapura hanya memiliki dua perahu karet. "Tim BPBD Kota Jayapura saat ini masih melakukan pendataan untuk memudahkan penanganan terhadap warga yang terkena banjir," kata Bernard Lamia.
Hujan deras hingga Kamis pagi masih mengguyur hampir di seluruh wilayah Kota Jayapura.
Kapolres Jayapura AKBP Tober Marison Sirait dengan menggunakan perahu karet menyempatkan diri meninjau Pasar Youtefa di Kotaraja.
Kota Jayapura kebanjiran (Wilpret Siagian/detikcom) |












































Foto: Kota Jayapura kebanjiran (Wilpret Siagian/detikcom)
Kota Jayapura kebanjiran (Wilpret Siagian/detikcom)
Kota Jayapura kebanjiran (Wilpret Siagian/detikcom)