DetikNews
Rabu 02 Agustus 2017, 19:07 WIB

Kasus Aborsi, Polisi Tangkap 2 Remaja dan Dukun Beranak di Selayar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Kasus Aborsi, Polisi Tangkap 2 Remaja dan Dukun Beranak di Selayar Ilustrasi antiaborsi (Foto: Thinkstock)
Makassar - Sepasang remaja AD (20) dan RA (21) bersama seorang dukun beranak, SH (47) di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diamankan anggota Polres Selayar karena terlibat kasus aborsi.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani menyebutkan tersangka pria AD, awalnya disergap warga saat hendak mengubur janin yang dibungkus kantong kresek, di sekitar pemakaman warga Bontobangun, Bontoharu, Selayar, Senin malam kemarin (1/8).

Ukuran janin yang hendak ditanam AD sebesar telapak tangan orang dewasa. Andi Aso, salah seorang warga yang menangkap-tangan AD, langsung melapor ke Mapolres Selayar.

AD lalu diamankan anggota piket Reskrim Polres Selayar. DIa mengaku hanya menemani RA yang merupakan kekasihnya untuk menggugurkan kandungannya di rumah dukun beranak SH, di kampung Tanabau, Kelurahan Bontobangun.

"Saat anggota Polres Selayar datang ke kamar kost RA, didapati tersangka RA mengalami pendarahan pascaaborsi. Sehingga dia langsung dilarikan ke RSUD KH Hayyung Selayar," ujar Dicky pada detikcom, Rabu (2/8/2017).

Setelah membawa tersangka RA ke RSUD KH Hayyung, anggota Reskrim Polres Selayar langsung menciduk dukun pelaku aborsi SH di rumahnya.

Akibat perbuatannya ketiga tersangka dikenakan Pasal 348 KUHP dengan pidana maksimal 5 tahun kurungan penjara, serta Pasal 194 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Sebelumnya, kasus aborsi juga terjadi di Selayar pada Rabu 19 Juli lalu, yang melibatkan seorang bidan berinisial NL (23) bersama kekasihnya RA (21). NL menggugurkan kandungannya yang berusia sekitar 6 bulan dengan meminum pil gastrul yang dipesan secara online oleh tersangka NL.
(mna/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed