Saat ditanya, Pramono mengatakan bahwa Arief sudah meminta maaf. Dia enggan berkomentar lebih jauh.
"Kan sudah minta maaf," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan sudah minta maaf," katanya.
"Ya itu urusan partai. Saya Sekretaris Kabinet," tambahnya.
Sebelumnya, Arief melontarkan pernyataan "wajar PDIP disamakan dengan PDIP" untuk menanggapi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut Prabowo berambisi menjadi presiden terkait kritik atas pasal pengajuan ambang batas capres sebesar 20-25 persen di UU Pemilu. Prabowo menyebut presidential threshold 20% itu lelucon politik.
Pernyataan Arief membuat geram PDIP. Dia pun langsung mengklarifikasi ucapannya dan meminta maaf di atas materai Rp 6.000. Meski demikian, Waketum Gerindra Fadli Zon mengatakan, Arief terancam disanksi atas pernyataannya itu. Fadli memastikan Arief akan dibawa ke Mahkamah Partai. (jor/gbr)











































