Bocah Sragen Diduga Kena Polio

Lumpuh Sejak Umur 1,5 Th

Bocah Sragen Diduga Kena Polio

- detikNews
Selasa, 10 Mei 2005 16:38 WIB
Solo - Polio telah menyerang Sragen? Winartiningsih, bocah 3 tahun asal Sragen, Jawa Tengah, diduga terkena polio yang saat ini sedang heboh.Sejak umur 1,5 tahun kedua kakinya lumpuh dan semakin mengecil. Bahkan tulang kedua kakinya kini telah membengkok. Namun Dinas Kesehatan setempat mengatakan anak tersebut menderita sakit bawaan sejak lahir.Anak tunggal pasangan keluarga buruh tani Winarto dan Astuti yang tinggal di Desa Celep, Kedawung, Sragen, sekitar 70 km timur laut Kota Solo ini lahir dengan nama Lina Eka Setia. Namun setelah sakit, nama itu diganti Winartiningsih. Kepada wartawan yang datang ke rumahnya, kedua orangtuanya mengatakan Winarti lahir normal dan tidak menunjukkan adanya cacat tubuh.Astuti mengatakan, semua imunisasi anak yang dianjurkan oleh Pemerintah telah diberikan kepada Winarti. "Tapi ketika berumur 1,5 tahun, anak saya sakit demam, panas dan sering kejang-kejang, lalu kakinya terlihat semakin mengecil dan semakin hilang kekuatannya," papar ujar Astuti kepada wartawan, Selasa (10/5/2005).Saat itu Winarto dan Astuti memeriksakan buah hatinya ke Puskesmas Kedawung, Sragen. Setelah beberapa kali diperiksakan, Winarti oleh pihak Puskesmas disuruh dibawa ke RSUD Sragen. Terakhir Winarti diperiksakan ke RS PKU dan RSI Kustati di Solo. Di RSI Kustati, kaki kanan Winarti mendapatkan perawatan gips karena tulangnya semakin hari semakin membengkok.Bahkan saat ini kedua tulang kakinya telah terlihat membengkok di bagian atas pergelangan kaki. Kedua telapak kakinya membengkok ke dalam. Untuk berjalan, Winarti terpaksa harus merangkak."Belasan kali Winartiningsih dirawat di PKU dan Kustati tapi tetap saja lumpuh. Kami telah mengeluarkan biaya lebih dari Rp 14 juta. Barang-barang berharga milik kami semua telah habis terjual untuk perawatan anak kami," ujar Astuti. Di rumah sederhana keluarga muda ini memang tidak terlihat barang berharga.Cacat BawaanKetika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen Joko Irnugroho membantah jika penyakit yang diderita Winarti karena diserang polio. Joko mengaku belum mengetahui kondisi si bocah. Bantahan itu didasarkan pada data yang disampaikan dokter Puskesmas Kedawung kepadanya."Laporan yang masuk kepada kami dari dokter Puskesmas Kedawung, kelainan kaki yang diderita anak itu adalah catat bawaan sejak lahir. Jadi bukan penyakit polio. Ini sesuai laporan dokter Puskesmas setempat yang pernah menanganinya," kata Joko.Sesuai data tersebut, Winarti memang pernah diperiksakan ke Puskesmas Kedawung dan selanjutnya dibawa ke RS Kustati Solo untuk mendapatkan perawatan lebih memadai. "Bahkan kata dokter Puskesmas, di Solo anak itu sempat digips segala. Tapi sesuai laporan, penyakit tersebut bawaan sejak lahir, bukan polio," lanjutnya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads