Soeharto Nggak Takut Diadili
Selasa, 10 Mei 2005 15:38 WIB
Jakarta - Maukah Soeharto minta maaf? Bisakah penguasa Orba itu diadili? Alasan sedang sakit kerap jadi tameng. Tapi siapa bilang Soeharto takut diadili?Mantan Wapres Try Sutrisno mengingatkan, tim dokter dulu sudah menyatakan kalau seseorang yang memiliki kriteria tertentu tidak bisa diadili."Kalau toh ada yang mau mengadili, Pak Harto nggak takut. Ingat nggak Saudara waktu beliau datang ke Kejaksaan dulu. Beliau datang dan jelaskan sendiri. Jadi Pak Harto bukan pengecut. Jadi kalau dulu sakit, ya memang sakit," tukasnya.Hal itu disampaikan Try Sutrisno usai menjenguk penguasa Orba yang dinyatakan mengalami kerusakan otak permanen itu di RSPP, Jalan Kiai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/5/2005).Jadi bagaimana kalau Soeharto nanti diperiksa lagi? "Ya silakan saja," sahut pria yang didampingi istrinya Ny Tuti Sutrisno ini. Apa layak dalam kondisi Soeharto seperti ini diproses secara hukum? "Tanya saja ahli hukum," tukasnya.Meski demikian, Wapres keenam Indonesia yang mendampingi Soeharto pada 1993-1998 ini tertarik dengan wacana memaafkan Soeharto. Dia mengaku setuju jika ada kelompok masyarakat yang bersikap demikian.Lalu apakah Soeharto perlu minta maaf kepada masyarakat secara langsung? desak wartawan. "Bagaimana mau minta maaf, keadaannya saja begitu," bela mantan Panglima ABRI pada 1988-1993 ini.Mengenai kondisi Presiden Indonesia selama 32 tahun itu, Try Sutrisno menuturkan, cara bicara Soeharto terpotong-potong. Soeharto menyebutkan siapa-siapa saja yang datang menjenguknya.Apa Soeharto minta pulang? "Gimana Pak Harto, saya saja nggak betah di rumah sakit. Tapi kan manusia boleh berikhtiar, Tuhan yang menentukan," tukas mantan ajudan Soeharto ini.
(sss/)











































