Unicef Bantu Imunisasi Polio Indonesia US$ 1,3 juta
Selasa, 10 Mei 2005 14:09 WIB
Bandung - Kocek untuk pembelian vaksin polio bertambah. Badan PBB untuk Anak-anak (Unicef) memberikan bantuan dana US$ 1,3 juta kepada Indonesia.Sebelumnya pundi-pundi pemerintah melalui Depkes telah dianggarkan Rp 8,45 miliar untuk menyelenggarakan imuninasi polio massal di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Dana dari APBN itu dianggarkan untuk kebutuhan logistik vaksin Biofarma.Selain itu ada juga dana operasional yang berasal dari dana bantuan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebesar Rp 9 miliar."Dana yang sudah dikeluarkan dari Unicef ke Kabupaten Sukabumi sebesar Rp 14 juta," kata dr Wibowo, Kepala Project Officer Imunisasi Unicef untuk Jakarta kepada detikcom di Hotel Yehezkiel, Lembang, Jawa Barat, Selasa (10/5/2005).Tercatat ada 12 orang menderita polio di Sukabumi. Sebagian sudah diperiksa intensif. Hasilnya 6 orang dinyatakan positif terjangkit virus polio, selebihnya masih dalam pemeriksaan."Besar kecilnya kebutuhan dana tergantung dari jumlah pos yandu dan jumlah desanya. Nanti pertanggungjawabannya akan diverifikasi oleh tim asisten dan eksternal auditor Unicef," urai dr Wibowo.Dia memperkirakan Provinsi Banten yang paling besar pendanaannya ketimbang DKI Jakarta dan Jawa Barat. Apalagi dari data sementara yang diperoleh Unicef, beberapa Puskesmas di Banten berada di daerah yang sangat terpencil.Dituturkan dr Wibowo, program imunisasi polio termasuk pos yang paling besar yang dikeluarkan Unicef pada tahun ini. Sebelumnya bantuan terbesar Unicef diberikan untuk pos kesehatan ibu dan anak.
(sss/)











































