Tragis! Nenek dan 2 Cucu Tewas dalam Kebakaran di Rokan Hilir

Tragis! Nenek dan 2 Cucu Tewas dalam Kebakaran di Rokan Hilir

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 01 Agu 2017 16:26 WIB
Tragis! Nenek dan 2 Cucu Tewas dalam Kebakaran di Rokan Hilir
Kebakaran rumah di Rokan Hilir (Foto: dok. Polres Rohil)
Rokan Hilir - Hati-hati terhadap alat listrik yang tercolok sepanjang malam. Seorang nenek dan dua cucu tewas dalam kebakaran rumah di Rokan Hilir, Riau, akibat TV yang meletup dan memicu api.

Kebakaran rumah terjadi di Dusun Bahagia, Kecamatan Bagan Sinembah, Kab Rokan Hilir (Rohil), Riau. Dalam peristiwa ini, tiga orang dalam satu keluarga tewas.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Selasa (1/8/2017). Guntur menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik rumah Paiman (45) dan istrinya, Sri Muhibah (42), saat kejadian tidak berada di rumah. Sebab, pemilik rumah sehari-hari berjualan di warungnya di Km 5 Bahtera, Kec Bagan Sinembah.

Korban meninggal adalah Pardiah (75) mertua Paiman. Dua korban lagi Khoirotun Nisa (18) dan Indah Sari (15), anak Paiman.

"Mertua dan dua anak Paiman meninggal dunia dalam musibah kebakaran. Dua anaknya lagi, Desi Manda (20) dan Iqbal (7), berhasil menyelamatkan diri," kata Guntur.

Guntur menjelaskan kebakaran ini pertama kali diketahui Desi, yang mendengarkan suara letusan dibarengi listrik padam. Desi pun keluar dari kamarnya dan melihat TV terbakar.

Melihat kondisi tersebut, lanjut Guntur, Desi mencoba membangunkan neneknya (Pardiah) dan dua adiknya, Nisa dan Indah. Setelah bangun, kedua adiknya mencoba membantu kakaknya memadamkan api.

"Desi dan dua adiknya sempat pergi ke dapur mengambil air untuk memadamkan TV yang terbakar," kata Guntur.

Tapi upaya kakak-adik ini sia-sia karena api terus membesar dan membakar lainnya. Melihat kondisi api yang membesar, Desi selaku anak sulung mengajak dua adiknya segera keluar dari rumah. Namun kedua adiknya tidak mengindahkan.

"Desi akhirnya membawa keluar Iqbal lewat pintu depan. Begitu keluar, Desi berteriak meminta bantuan warga karena mengetahui dua adiknya dan neneknya masih berada dalam rumah," kata Guntur.

Usaha warga memadamkan api tak berhasil. Api semakin membesar yang akhirnya meludeskan rumah. Sekitar pukul 05.00 WIB, api baru bisa dipadamkan setelah tim Damkar tiba di lokasi.

"Setelah api padam, korban diketahui tewas terbakar. Dugaan sementara, kebakaran akibat hubungan pendek arus listrik. Ketiga korban sudah dikebumikan pihak keluarganya," tutup Guntur. (cha/fay)


Berita Terkait