"Tidak benar (korban bully). Kami sudah tanyakan ke teman-teman sekelasnya. Tidak ada bully atau mengejeknya," kata Kepala Sekolah SMA Negeri I Bangkinang, Asnimar dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (1/8/2017).
Asnimar menjelaskan, pihaknya sejak kemarin hingga hari ini masih memintai keterangan ke teman-teman sekelasnya. Elva tercatat siswa kelas X jurusan Bahasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari keterangan sejumlah siswa, lanjut Asnimar, belum ditemukan indikasi adanya bully terhadap korban.
"Dari keterangan yang kita dapat dari teman sekelasnya, tidak ada korban sering diejek-ejek seperti itu (anak orang gila)," kata Asnimar.
Pun demikian, Asnimar mengaku masih mendalami dugaan bully tersebut. "Memang tak ada (bully). Kalau nggak percaya, datang saja ke sekolah kami. Tanya sama kawan sekelasnya," katanya.
Saat ditanya, benarkah korban tergolong murid pintar, Asnimar menyebutkan pihaknya belum bisa menentukan hal itu. "Kan sekolah baru berjalan dua minggu ini, jadi kami belum tahu apakah dia (korban) siswa pintar atau tidak," katanya.
Asnimar menyebutkan, saat eks muridnya itu dimakamkan, pihak sekolah juga turut hadir di rumah duka. "Kami dari pihak sekolah datang ke rumah duka. Belum ada pihak keluarganya membicarakan soal itu (bully)," tutup Asnimar. (cha/fay)










































