Pembacaan Tuntutan Adiguna Diwarnai Demo Mahasiswa
Selasa, 10 Mei 2005 11:56 WIB
Jakarta - Takut pembacaan tuntutan diintervensi tangan-tangan kuat keluarga Sutowo, rekan-rekan Rudy Natong demo meminta hakim menghukum Adiguna seberat-beratnya.Demo yang diikuti 30 mahasiswa Universitas Bung Karno digelar di halaman samping Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (10/5/2005).Sidang yang diketuai Majelis Hakim Lilik Mulyadi mengagendakan pembacaan tuntutan terdakwa Adiguna Sutowo. Pembacaan tuntutan yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB sempat molor sejam dan baru dimulai pukul 11.10 WIB. "Kami meminta agar majelis hakim menghukum seberat-beratnya Adiguna Sutowo yang menyebabkan teman kami meninggal dunia. Kami meminta majelis hakim tidak terpengaruh dengan adanya intervensi dari pihak manapun dan dalam bentuk apapun, karena disinyalir hakim dan jaksa mau dibeli keluarga Adiguna," kata Victor, koordinator lapangan.Intervensi keluarga Sutowo, menurut dia, terlihat dengan munculnya surat dari Alfons Natong, ayah Rudy yang meminta Adiguna dihukum seringan-ringannya.Lazimnya aksi, mahasiswa yang mengenakan jas almamater warna merah marun menggelar poster-poster bertuliskan "Bertindaklah sesuai hati nurani", "Hukum tidak bisa dibeli" dan "Hukum Adiguna Sutowo".
(aan/)










































