"Ada 150 titik prioritas di 5 wilayah yang bagus maupun yang lama. Jadi harus benar-benar bersih dari kaki lima, parkir liar, motor yang naik ke atas dan utilitas yang ganggu," ujar Asisten Sekda bidang Pemerintahan DKI Jakarta, Bambang Sugiyono kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2017).
Pemprov, ditegaskan Bambang, ingin trotoar di Jakarta ramah pejalan kaki. Lajur itu tak boleh diserobot motor atau diduduki pedagang juga dipenuhi kabel utilitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di setiap trotoar yang jadi prioritas dilakuakn penjagaan dari petugas Pemprov dan personel terkait. Penjagaan dilakukan dengan sistem shift.
"(Terkait sanksi) kita lakukan dulu dengan persuasif. Kalau nurut ya sudah, tapi kalau bandel kita lakukan dengan Polantas. Jadi tindak pidana ringan, hakim yang akan menentukan denda fisik atau materi," sebut Bambang.
(fdn/bpn)











































