Apabila dilihat sekilas, mata kanan Novel tampak normal namun sebenarnya, menurut Novel, berbayang. Sedangkan mata kirinya tampak putih dan memang menurut pengakuan Novel, penglihatannya jadi kabur.
"Cuma yang kiri treatmennya lebih jauh karena ada bagian-bagian dari organ yang mati," kata Novel ketika blak-blakan bersama detikcom di Singapura, Minggu (30/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perlu pengobatan yang lebih ekstra di antaranya bisa jadi operasi dan lain-lain," kata Novel.
"Ya yang saya dapat informasinya dari dokter, tentunya dalam waktu dekat dokter akan memastikan langkah-langkah apa, antisipasi dari risiko-risiko atau efek samping yang perlu diantisipasi setelah itu dokter mungkin akan mengambil langkah untuk operasi," ujar Novel menambahkan.
Hari ini, Senin (31/7) merupakan hari ke-111 sejak Novel diteror penyiraman air keras usai salat subuh di masjid dekat kediamannya. Kepolisian masih belum mengungkap siapa pelaku hingga kecurigaan Novel akan adanya aktor intelektual di balik teror itu.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian ke Istana. Namun Novel tak yakin pengusutan kasus tersebut bisa tuntas. (dha/idh)











































