Iran akan Lanjutkan Aktivitas Nuklir dalam Beberapa Hari
Selasa, 10 Mei 2005 11:23 WIB
Jakarta -
Pemerintah Iran tetap bersikeras untuk melanjutkan program nuklirnya. Negara itu akan memulai kembali sejumlah aktivitas nuklir sensitif dalam beberapa hari mendatang.Demikian disampaikan seorang pejabat Iran yang ditunjuk untuk melakukan negosiasi dengan Uni Eropa mengenai program nuklir republik Islam itu. "Kami akan memulai kembali instalasi konversi uranium dalam beberapa hari mendatang di Isfahan," tukas Mohammad Saidi seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (10/5/2005). "Itu menyangkut aktivitas-aktivitas yang kami hentikan," ujarnya ketika ditanya aktivitas apa yang akan dilanjutkan. Proyek nuklir di Isfahan digunakan untuk mengkonversi uranium sebelum dilakukan proses pengayaan. Uranium yang diperkaya bisa digunakan untuk pembangkit listrik, namun juga bisa menjadi inti bahan peledak dari bom nuklir.Iran setuju untuk menghentikan sebagian aktivitas nuklirnya, yang dikhawatirkan dunia internasional akan digunakan untuk memproduksi senjata nuklir. Penghentian itu dilakukan di tengah berlangsungnya perundingan dengan tiga negara besar Eropa, yakni Inggris, Perancis dan Jerman mengenai program nuklir Iran.Namun negosiasi tersebut belum juga membuahkan hasil yang signifikan. Saidi menekankan, negaranya akan melanjutkan proses pengayaan uranium jika tidak tercapai kesepakatan dengan Uni Eropa."Jika Eropa tidak mempertimbangkan proposal kami, kami akan melanjutkan aktivitas kami," tegas Saidi tanpa menjelaskan lebih jauh. "Namun untuk sementara ini, yang akan dilanjutkan hanya lah instalasi konversi," imbuhnya.Pemerintah Iran berulang kali telah menegaskan, program nuklirnya semata-mata digunakan sebagai pembangkit energi untuk kepentingan rakyat sipil.
(ita/)










































