Pratikno mengaku dirinya belum mengetahui apakah surat tersebut sudah masuk ke Sekretariat Negara atau belum. Diakuinya, banyak sekali surat yang masuk ke mejanya.
"Saya cek. Kan ada banyak surat yang masuk, ribuan," kata Pratikno saat ditemui wartawan di Gedung Sekretariat Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (31/7/207).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Minta Teror Novel Baswedan Diungkap, Aktivis ICW Surati Jokowi
Sebelumnya, surat terbuka itu dikirim Tama menjelang pertemuan Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang akan membahas penanganan kasus Novel.
"Ini baru mau kita kirim, ke Presiden langsung hari ini. Ini kan ada pertemuan, Kapolri dipanggil. Kita sebenarnya lebih ke soal dukungan saja. (Diharapkan) segera membentuk timlah ya, tim pencari fakta dan lain sebagainya. Karena ini kan perkaranya sudah ada 100 hari lebih," ujar Tama saat dikonfirmasi, Senin (31/7). (jor/nvl)










































