"Yang bersangkutan hadir, lagi kita periksa," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (31/7/2017).
Sapta menuturkan, Sugiarti alias Arti datang ke Mapolres Metro Jakarta Timur Minggu (31/7) pagi tadi, setelah polisi melakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan. Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terkait tuduhan sebagai dalang dibalik order fiktif tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, terduga pelaku pemesan order fiktif Go Food yang mengatasnamakan Julianto Sudrajat mangkir dari panggilan pertama polisi. Polisi akan mengirimkan panggilan kedua.
"Identitas dari pemesan fiktif juga sudah kita dapat. Namun sudah kita kirim surat panggilan pertama tidak datang," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo kepada detikcom, Minggu (30/7/2017) malam.
Julianto Sudrajat dan Dafi mendapatkan teror order fiktif Go Food yang dialamatkan kepada keduanya beberapa waktu lalu. Teror order fiktif tersebut dilatarbelakangi persoalan asmara.
Kedua orang itu pun menyebut nama Sugiarti, warga Kayu Manis, yang dituduh sebagai dalang teror order fiktif tersebut. Julianto dan Dafi pernah terlibat asmara dengan Sugiarti. Namun Sugiarti membantah tuduhan itu. Perempuan yang akrab disapa Arti itu menegaskan tidak pernah melakukan teror fiktif tersebut. (nvl/fdn)











































