Blak-blakan Novel Baswedan Ditunda hingga Pukul 14.00 WIB

Blak-blakan Novel Baswedan Ditunda hingga Pukul 14.00 WIB

Indah Mutiara Kami - detikNews
Senin, 31 Jul 2017 13:45 WIB
Blak-blakan Novel Baswedan Ditunda hingga Pukul 14.00 WIB
Foto: Dhani Irawan/detikcom
Singapura - Teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan belum terungkap meski hampir 4 bulan berlalu sejak kejadian. Kepada detikcom, penyidik senior KPK ini blak-blakan soal kondisinya saat ini hingga kegelisahannya tentang pengusutan teror ini yang tak kunjung terang.

Awalnya, wawancara dengan Novel akan ditayangkan pukul 13.00 WIB, Senin (31/7/2017) siang ini. Namun dengan segala persiapan yang telah dilakukan, penayangan wawancara itu terpaksa kami tunda hingga pukul 14.00 WIB. Kami mohon maaf kepada pembaca yang telah menunggu.

Sejak masuk ke KPK pada 2009, Novel hampir selalu menjadi sorotan. Serangan demi serangan dari koruptor berhasil ditangkisnya. Bukti tangkisannya manjur adalah dari vonis hakim atas kasus-kasus yang pernah ditangani Novel, semuanya terbukti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terakhir terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, yang juga disidik Novel, dinyatakan hakim terbukti menyebabkan kerugian negara.

Penyidik senior KPK itu hingga saat ini masih menjalani perawatan di Singapura akibat teror penyiraman air keras yang dialaminya pada 11 April 2017. Kedua mata Novel yang terpapar air keras saat ini masih perlu perawatan intensif, terutama mata kiri Novel yang lebih parah.

Meski demikian, semangat Novel tidak pernah surut. Beberapa kali pun Novel menyampaikan pesan agar pemberantasan korupsi tidak surut hanya karena teror yang dialaminya.

Hanya, kepolisian belum juga berhasil mengusut siapa pelaku yang meneror Novel. Mengapa?

detikcom secara eksklusif mendatangi Novel di Singapura. Novel blak-blakan soal teror yang menyerangnya hingga harapannya akan pemberantasan korupsi. Seperti apa kisahnya? Saksikan sesaat lagi hanya di detikcom! (tor/tor)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads